LOMBOK BARAT — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Barat mulai menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Lombok Barat.
Program bertajuk “Baznas Peduli” tersebut diawali dengan pendistribusian air bersih kepada warga di Dusun Paok lombok desa persiapan penanggak, Kecamatan Batulayar, pada Sabtu, 26 September 2026.
BACA JUGA :
Kajian Jumat Malam di Masjid Nurul Iman Senggigi, Tgh. M. Taisir: Cinta kepada Allah Harus Dibuktikan dengan Mengikuti Rasulullah

Dalam tahap awal, Baznas Lombok Barat mendistribusikan air bersih menggunakan tangki berkapasitas 5.000 liter untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kekeringan.
Program tersebut rencananya akan berlangsung selama beberapa minggu ke depan dengan menyasar empat kecamatan yang terdampak kekeringan, yakni Batulayar, Kuripan, Lembar, dan Gerung.
Untuk wilayah Gerung, salah satu lokasi yang menjadi sasaran pendistribusian adalah Gumise. Secara keseluruhan, Baznas Lombok Barat menargetkan penyaluran sekitar 10 tangki air bersih dalam rangka membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air selama kondisi kekeringan berlangsung.
Bagian dari Program Kerja dan Anggaran Baznas
Baznas Lombok Barat menegaskan bahwa program bantuan air bersih tersebut bukan kegiatan yang bersifat spontan, melainkan telah dipersiapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Baznas Lombok Barat Tahun 2026.
Anggaran untuk program sumur dan air bersih telah dialokasikan sejak penyusunan RKAT pada akhir Desember 2025 dengan nilai sekitar Rp250 juta untuk tahun anggaran 2026.

Dengan demikian, pendistribusian air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan merupakan bagian dari program yang memang telah direncanakan dan dianggarkan Baznas Lombok Barat.
Selain distribusi air bersih menggunakan mobil tangki, Baznas Lombok Barat juga menyiapkan program penyediaan sumber air jangka lebih panjang melalui pembangunan sumur bor.
Salah satu lokasi yang sedang direncanakan adalah wilayah Bulilin, Desa Labuan Tereng, Kecamatan Lembar.
Rencana pembangunan sumur bor tersebut saat ini masih dalam tahap pembahasan dan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memastikan teknis pelaksanaan dan kebutuhan masyarakat di lokasi tersebut.
Tidak Sekadar Distribusi Air
Baznas Lombok Barat berharap program ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan air bersih akibat kekeringan.
Penyaluran air bersih dilakukan sebagai langkah tanggap terhadap kebutuhan masyarakat, sementara pembangunan sumur bor diproyeksikan menjadi bagian dari upaya menghadirkan sumber air yang lebih berkelanjutan di wilayah yang rawan mengalami kekeringan.
Melalui program Baznas Peduli, Baznas Lombok Barat berkomitmen mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam menghadapi kondisi kekeringan dan keterbatasan akses terhadap air bersih.
Program tersebut juga diharapkan dapat menjangkau masyarakat di sejumlah wilayah lain yang mengalami dampak kekeringan, sesuai dengan hasil pemetaan dan kebutuhan di lapangan.
"Baznas Lombok Barat Peduli dari air bersih untuk kebutuhan hari ini, menuju sumber air untuk keberlanjutan masyarakat".
Prev Article
Janji 99% Pasien Bisa Pulang, Uang Puluhan Juta Mengalir: Dugaan Penipuan Rehabilitasi Mencuat di Malang
Next Article
Anggota DPR RI Drs.Supriyanto Buka Sekolah Lapang Iklim Tematik BMKG di Ponorogo