Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Operasi Patuh Candi 2024, Polresta Banyumas Laksanakan Apel Gelar Pasukan

Banyumas||Bratapos.com - Kepolisian Resor Kota Banyumas, Polda Jateng, melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2024 yang bertempat di halaman Mapolresta Banyumas, Senin (15/7/24).

Dipimpin oleh Wakapolresta Banyumas AKBP Hendri Yulianto, SIK, MH, Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2024 ini diikuti personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas.

BACA JUGA : Plt Bupati Lisdyarita Resmi Lantik Volunteer Grebeg Suro 2026, Pemuda-Pemudi Bumi Reyog Siap Bergerak

Dalam pelaksanaannya, apel gelar pasukan di awali dengan pemeriksaan pasukan, dilanjutkan dengan penyematan pita tanda dimulainya operasi kepada perwakilan personel Polisi Militer (PM), Personel Satuan Lalu Lintas, dan Personel Dinas Perhubungan (Dishub).

Wakapolresta Banyumas AKBP Hendri Yulianto, SIK, MH, dalam membacakan amanat Kapolda Jateng mengatakan, Operasi Patuh Candi tahun 2024 ini merupakan Operasi Cipta Kondisi Kamseltibcarlantas dengan melibatkan sebanyak 2.510 orang yang terdiri dari 260 personil Polda Jateng dan 2.250 personil Polres/ta jajaran Polda Jateng.

"Operasi Patuh Candi tahun 2024 dilaksanakan selama 14 hari, dimulai dari tanggal 15 s.d. 28 Juli 2024 yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dengan tema operasi “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas", ungkap Wakapolresta.

Ia menyebutkan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh Candi tahun 2024 ini bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas dan angka fatalitas korban laka serta meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

"Pada pelaksanaan Operasi Patuh kali ini kita mengedepankan pendekatan giat edukatif dan persuasif serta humanis didukung penegakkan hukum lantas secara elektronik (statis dan mobile)", tuturnya.

Wakapolresta juga menyebutkan banyaknya pelanggaran berpotensi menyebabkan kecelakaan, hal ini perlu adanya tindakan preemtif dan preventif dengan melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat melalui penyebaran pamflet, spanduk atau media massa. Di samping itu, juga melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah atau komunitas-komunitas pengendara.

Ia juga memaparkan data jumlah pelanggaran lalu lintas pada semester I tahun 2024 sebanyak 358.664 pelanggaran, dibandingkan dengan semester I 2023 sebanyak 336.909 pelanggaran, trend turun 6 %. Selain itu, kejadian kecelakaan lalu lintas pada semester I tahun 2024 sebanyak 15.242 kejadian dibandingkan dengan semester I 2023 sebesar 15.743 kejadian, trend turun 3 %.

Di akhir amanatnya, Wakapolresta juga berpesan kepada seluruh personel yang terlibat operasi agar melaksanakan tugas Operasi Patuh Candi 2024 dengan baik dan sesuai SOP yang berlaku.

Ia juga berharap dengan adanya Operasi Patuh ini, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir. 

"Operasi Patuh ini juga merupakan sarana untuk mengedukasi dan mengajak masyarakat secara humanis untuk patuh dan disiplin terhadap lalu lintas", ungkapnya.

Sebagai informasi, dalam operasi tersebut Polresta Banyumas mengerahkan sejumlah 86 personel yang tercantum dalam surat perintah guna mendukung pelaksanaan Operasi Patuh di wilayah hukum Polresta Banyumas.

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Turnamen Bola Voli "Kapolresta Cup 2024" Meriahkan Hari Bhayangkara  ke-78 di Banyuwangi
Next Article
Operasi Patuh Candi 2024 Dimulai, Polres Pekalongan Laksanakan Apel Gelar Pasukan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.