BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Komitmen memperkuat pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Terbaru, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) menyerahkan bantuan satu unit mobil pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) keliling serta dukungan rehabilitasi 10 rumah tidak layak huni (RTLH) bagi warga prasejahtera di Banyuwangi.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Keuangan, Treasury, dan Global Service Bank Jatim, Wahyu Kusumo Wisnubroto, kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan, Jumat (12/6/2026).
BACA JUGA :
Pemerintah Desa Pucangan Laksanakan Kegiatan Posyandu ILP Untuk Tingkatkan Kesehatan Balita Hingga Lansia
Dukungan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara dunia perbankan dan pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan publik, sekaligus mempercepat program pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Wahyu mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk nyata komitmen Bank Jatim dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
“Bantuan ini merupakan dukungan kami kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kami berkomitmen terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, agar program-program pembangunan dapat berjalan optimal dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Wahyu.
Menurutnya, keberadaan mobil layanan keliling akan memperkuat program jemput bola administrasi kependudukan yang selama ini dijalankan Pemkab Banyuwangi. Program tersebut telah menjangkau berbagai wilayah, termasuk desa-desa terpencil, kawasan perkebunan, hingga daerah dengan akses transportasi yang relatif sulit.
Dengan tambahan armada baru tersebut, layanan kependudukan seperti pembuatan KTP elektronik, Kartu Keluarga, akta kelahiran, hingga dokumen administrasi lainnya diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga.
“Harapannya, layanan adminduk semakin optimal, baik dari sisi jangkauan maupun cakupan pelayanan. Masyarakat di wilayah pelosok dapat memperoleh layanan yang lebih mudah, cepat, dan dekat,” tambahnya.
Selain mendukung sektor pelayanan publik, Bank Jatim juga menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk rehabilitasi 10 unit rumah tidak layak huni. Bantuan ini selaras dengan Program Bedah Rumah Banyuwangi, yang selama beberapa tahun terakhir telah membantu ribuan keluarga berpenghasilan rendah mendapatkan hunian yang lebih layak.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Bank Jatim. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta menjadi kunci keberhasilan pembangunan, terutama di tengah tantangan fiskal dan dinamika ekonomi global yang masih berlangsung.
“Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan semangat gotong royong dan kolaborasi dari berbagai pihak. Di saat kemampuan anggaran daerah memiliki keterbatasan, dukungan seperti ini sangat berarti untuk mempercepat realisasi program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Ipuk.
Dengan tambahan bantuan dari Bank Jatim, kini Pemkab Banyuwangi memiliki dua unit mobil layanan adminduk keliling yang akan dioperasikan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).
Ipuk berharap armada tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memastikan seluruh warga, termasuk yang berada di wilayah terpencil, memperoleh akses layanan administrasi kependudukan secara mudah dan merata.
“Kebutuhan administrasi kependudukan merupakan hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi. Karena itu, layanan harus terus diperkuat agar seluruh warga dapat mengakses dokumen kependudukan dengan cepat, mudah, dan tanpa hambatan,” tegasnya.
Melalui dukungan mobil layanan adminduk dan program rehabilitasi rumah tidak layak huni, sinergi antara Bank Jatim dan Pemkab Banyuwangi diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (rag/bp-bwi)
Prev Article
Didakwa Terima Fee Proyek, Pengacara Thariq Megah Ajukan Perlawanan Hukum
Next Article
Raline Shah Hadiri SATU Indonesia Awards 2026, Bupati Ipuk Dorong Lahirnya Generasi Muda Penggerak Perubahan