BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Semangat olahraga, sejarah, dan pemberdayaan ekonomi berpadu dalam gelaran Ansor Night Fun Run 5K Banyuwangi yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Banyuwangi dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) GP Ansor ke-92, Sabtu (30/5/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut berhasil menarik 700 peserta dari berbagai kalangan, mulai kader Ansor, badan otonom Nahdlatul Ulama (NU), hingga masyarakat umum. Tak hanya diikuti warga Banyuwangi, peserta juga datang dari sejumlah daerah di Jawa Timur dan luar provinsi, menunjukkan tingginya antusiasme terhadap konsep unik yang menggabungkan olahraga dengan edukasi sejarah.
BACA JUGA :
Meriahkan Hari Bhayangkara, Polres Madiun Gelar Kompetisi Olahraga dan E-Sports
Mengambil titik start di Gelanggang Seni dan Budaya (Gesibu) Blambangan, para pelari menempuh rute sejauh 5 kilometer yang melintasi sejumlah lokasi bersejarah di pusat Kota Banyuwangi. Di antaranya kawasan kelahiran Kyai Saleh Lateng, Masjid Agung Baiturrahman, kawasan Perliman, hingga berakhir di Taman Blambangan.
Ketua Panitia Ansor Run, Dani Ainur Rofiq, menjelaskan bahwa pemilihan rute bukan sekadar pertimbangan teknis olahraga, melainkan bagian dari upaya memperkenalkan sejarah perjuangan para ulama pendiri GP Ansor kepada generasi muda.
Menurut Dani, salah satu titik penting yang dilalui peserta adalah kawasan kelahiran Kyai Saleh Lateng, tokoh asal Banyuwangi yang memiliki peran strategis dalam proses lahirnya GP Ansor bersama KH Abdul Wahab Chasbullah.
"Melalui Ansor Night Fun Run ini, kami ingin menghadirkan napak tilas sejarah dalam kemasan yang lebih kekinian dan dekat dengan generasi muda. Olahraga menjadi media yang efektif untuk mengenalkan nilai perjuangan dan sejarah organisasi," ujarnya.
Dani menambahkan, konsep tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Selain peserta lokal, pelari dari Indramayu, Ponorogo, Pasuruan, Situbondo, dan sejumlah daerah lainnya turut ambil bagian dalam event tersebut.
Ketua PC GP Ansor Banyuwangi, Arvy Rizaldy, mengapresiasi kreativitas kader Ansor yang mampu menghadirkan kegiatan edukatif dengan pendekatan modern.
Menurutnya, Ansor Night Fun Run tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana memperkuat identitas organisasi, mempererat solidaritas, serta membangun kesadaran sejarah di kalangan anak muda.
"Ini merupakan inisiatif yang sangat baik. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi budaya baru generasi muda, di mana olahraga, sejarah, dan kebersamaan bisa berjalan beriringan," kata Arvy.
Ia menilai, pendekatan yang inovatif sangat penting untuk menjaga relevansi nilai-nilai perjuangan ulama dan organisasi di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut, juga datang dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Kepala Dispora Banyuwangi, Dwi Handayani, menegaskan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun generasi muda yang sehat, tangguh, dan memiliki karakter kuat.
"Dispora sangat mendukung agenda ini, karena selaras dengan visi pembangunan ketahanan jasmani sekaligus penguatan mentalitas pemuda. Kegiatan ini tidak hanya menyehatkan, tetapi juga memberikan ruang pembelajaran sejarah dan nilai-nilai kebangsaan," ujarnya.
Menurut Yani, Ansor Night Fun Run juga memiliki dampak ekonomi yang positif. Bersamaan dengan kegiatan lari, panitia menghadirkan Pasar Sahabat yang melibatkan sekitar 20 pelaku UMKM binaan Ansor Banyuwangi, sehingga memberikan ruang promosi dan peningkatan omzet bagi pelaku usaha lokal.
Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, Ansor Night Fun Run 5K menjadi simbol semangat generasi muda untuk terus bergerak maju, menjaga kesehatan, memperkuat solidaritas sosial, sekaligus merawat warisan sejarah para pendahulu.
"Night Fun Run 5K bukan sekadar mengejar garis finish. Ini adalah simbol langkah konsisten pemuda untuk terus bergerak maju, berkontribusi bagi masyarakat, dan meneruskan perjuangan para pendiri organisasi," pungkas Yani.
Dengan mengusung konsep sport tourism berbasis sejarah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, Ansor Night Fun Run Banyuwangi dinilai berpotensi menjadi agenda tahunan yang mampu menarik partisipasi lebih luas sekaligus memperkuat posisi Banyuwangi sebagai daerah yang aktif menghadirkan kegiatan kreatif, edukatif, dan inklusif bagi generasi muda. (rag/bp-bwi)
Prev Article
220 Rider dari 33 Daerah Adu Cepat di Ajang Banyuwangi Criterium League 2026
Next Article
Bupati Ipuk Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila Fondasi Banyuwangi Maju dan Inklusif