BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Semangat gotong royong dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Banyuwangi pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Melalui program ASN Banyuwangi Berbagi, ratusan ASN bersama berbagai elemen masyarakat menyalurkan ribuan paket daging kurban kepada warga miskin hingga pelosok desa, Kamis (28/5/2026).
Sebanyak 191 hewan kurban yang terdiri dari 32 ekor sapi dan 159 ekor kambing berhasil dihimpun dan didistribusikan kepada masyarakat kurang mampu di berbagai wilayah Banyuwangi. Program ini menjadi bentuk nyata solidaritas sosial ASN dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, khususnya asupan protein bagi keluarga prasejahtera.
BACA JUGA :
Plt Bupati Lisdyarita Resmi Lantik Volunteer Grebeg Suro 2026, Pemuda-Pemudi Bumi Reyog Siap Bergerak
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program rutin Banyuwangi Berbagi yang digelar setiap momentum “tanggal cantik”, seperti 1 Januari (1.1), 2 Februari (2.2), hingga 3 Maret (3.3). Namun khusus Idul Adha, konsep bantuan difokuskan pada pembagian daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Biasanya pada program tanggal cantik kami membagikan sembako untuk keluarga prasejahtera dan bayi stunting. Khusus Idul Adha kali ini, kami mengajak ASN serta berbagai pihak untuk berbagi daging kurban, agar masyarakat juga bisa menikmati tambahan asupan protein,” ujar Ipuk.
Program sosial tersebut mendapat dukungan luas dari berbagai organisasi profesi, komunitas, hingga kelompok masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam pengumpulan hewan kurban.
Distribusi daging dilakukan dengan berbagai metode. Sebagian hewan kurban diserahkan langsung kepada masjid dan mushola di desa-desa, sementara sebagian lainnya disembelih secara gotong royong oleh ASN sebelum dagingnya dibagikan kepada warga miskin.
“Terima kasih kepada seluruh ASN dan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam Banyuwangi Berbagi Kurban. Semoga semangat berbagi dan kepedulian ini terus tumbuh di tengah masyarakat,” tambah Ipuk.
Keterlibatan ASN dalam program tersebut tidak hanya sebatas formalitas, namun juga lahir dari kesadaran pribadi untuk berbagi kepada sesama. Salah satunya disampaikan Arif Fauzy, pegawai Dinas Kominfo dan Persandian Banyuwangi.
Meski telah berkurban di lingkungan tempat tinggalnya, Arif tetap ikut patungan bersama rekan-rekan kantornya untuk membeli dua ekor kambing yang kemudian disalurkan ke warga desa.
“Alhamdulillah masih diberi kesempatan berbagi. Kami patungan bersama teman-teman kantor membeli kambing untuk masyarakat desa. Melihat mereka bahagia menerima bantuan, kami juga ikut bahagia,” ungkap Arif.
Hal serupa disampaikan Putri, ASN lainnya yang mengaku antusias mengikuti program tersebut. Menurutnya, kebersamaan dalam bersedekah memberikan kebahagiaan tersendiri, terutama ketika bantuan diterima langsung oleh masyarakat kurang mampu.
“Sedekah yang kami kumpulkan akhirnya bisa membeli kambing untuk warga. Memang nilainya tidak besar, tetapi melihat mereka senang menerima bantuan ini membuat kami ikut terharu,” kata Putri.
Salah satu penerima bantuan hewan kurban, Nur Hariri, pengurus Mushola sekaligus TPQ Nuris Shibyan di Desa Banjar, Kecamatan Licin, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan ASN Banyuwangi kepada masyarakat desa.
“Alhamdulillah, semoga menjadi amal ibadah, pahala, dan keberkahan bagi seluruh ASN Banyuwangi yang telah berbagi,” ujar Hariri.
Program ASN Banyuwangi Berbagi Kurban ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga mampu memperkuat budaya gotong royong, solidaritas sosial, serta kepedulian terhadap masyarakat miskin di Banyuwangi. (rag/bp-bwi)
Prev Article
Puluhan Perusahaan di Kaltim Tidak Becus Urus Lingkungan Hidup; Praktisi Hukum Robertus Antara,S.H Dorong Pemerintah Evaluasi Total.
Next Article
Bumdes Desa Tragih Ngibulin Camat Robatal,Nyatakan Kesanggupan, Saat ini Belum Terealisasi