Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Bakesbangpol Kota Madiun, Bersinergi Dengan Kodim dan Polresta Jaga Kondusifitas

 


Kota Madiun || Bratapos.com - Tahun Baru Islam jatuh setiap tanggal 1 Muharram, berdasarkan penanggalan kalender Hijriah. Bagi sebagian masyarakat Jawa, bulan tersebut merupakan bulan yang membawa berkah serta bermakna, termasuk juga para pemeluk agama Islam.

BACA JUGA : Ramai Kewalahan Diserbu Pembeli, Muncul Ide Investasi Akhirnya Macet, Selebgram Cantik Nangis

Selain itu, bulan Muharram (Suro) juga menjadi salah satu kegiatan ritual tahunan bagi bermacam organisasi pencak silat untuk memaknai bulan tersebut. Termasuk dengan melakukan pengesahan warga baru, menaikkan tingkat dan lain sebagainya. 

Dengan adanya kegiatan acara tersebut, secara tidak langsung menimbulkan pengumpulan massa dari berbagai masyarakat yang mengikutinya termasuk diwilayah Kota Madiun dan sekitarnya.

Menanggapi itu semua, selaku dinas terkait Kepala Bakesbangpol Kota Madiun Tjatoer Wahjoedianto kepada bratapos .com mengatakan, bahwa semuanya boleh saja, yang penting bisa saling menjaga kondusifitas.

"Semuanya itu, untuk menghindari adanya salah paham. Sehingga bisa menimbulkan bentrokan dan lain sebagainya," ujarnya, Rabu (10/7/2024).

Tjatoer Wahjoedianto, juga menyampaikan terkait Maklumat yang di inisiasi polri terkait larangan konvoi pakai roda dua.Tapi ternyata, pas waktu konvoi pada Minggu malam Senin banyak yang masih menggunakannya. Tetapi kondisi aman dan tidak menimbulkan bentrokan dan kerusuhan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

"Yang jelas kami terus berkoordinasi dengan Polresta selaku penegak hukum. Dan selanjutnya Polresta bekerjasama dengan Kodim serta Polda Jawa Timur," imbuhnya

Lebih lanjut Tjatoer Wahjoedianto juga menjelaskan karena kerjasama yang baik, antara pihak terkait tidak terjadi insiden-insiden yang merugikan semua pihak.

"Alhamdulillah, berkat kerjasama berbagai pihak, Kondusifitas terjaga. Semoga Kota Madiun senantiasa aman damai selalu kedepannya," pungkas Tjatoer Wahjoedianto.

 


Pewarta : Jhon Mongaz 

 

 

 

 

 

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Mobil Truk Muatan Gas Nomer Polisi H 9479 LE Langgar Aturan
Next Article
Satlantas Polres Nagan Raya Ajak Media Turut Mensosialisasikan Ketertiban Berlalu Lintas*

Related to this topic:

Be the first to write a comment.