Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Kebakaran Lahan Bambu di Wongsorejo Diduga Dipicu Puntung Rokok, Damkarmat Bergerak Cepat Padamkan Api

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Kebakaran lahan bambu terjadi di Dusun Krajan, Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (15/4/2026) pagi. Api yang diduga berasal dari puntung rokok ini, berhasil dipadamkan oleh tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi setelah penanganan intensif selama lebih dari satu jam.

Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali terjadi sekitar pukul 09.50 WIB. Laporan masuk ke Damkarmat pada pukul 10.17 WIB, dan tim langsung bergerak cepat menuju lokasi hanya berselang empat menit kemudian. Setelah menempuh jarak sekitar 33 kilometer, petugas tiba di lokasi pukul 10.52 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman.

BACA JUGA : Polemik Tambang Sayutan Belum Tuntas, RDP DPRD Magetan Hanya Hasilkan Penghentian Sementara

Objek yang terbakar berupa lahan bambu kering dengan luas kurang lebih 5 x 6 meter. Meski tidak terlalu luas, kondisi bambu yang mudah terbakar membuat api cepat membesar dan berpotensi merambat ke area sekitar.

Tim dari Regu Brama 3 yang diterjunkan, langsung melakukan langkah taktis dengan menggelar satu selang berukuran 1,5 inci yang terhubung ke unit Fire Dome 04 dan Fire Dome 05. Proses pemadaman dilakukan menggunakan campuran air dan deterjen untuk mempercepat penurunan suhu, sekaligus memadamkan bara api di bagian dalam tumpukan bambu.

“Penyemprotan difokuskan dari bagian tengah sumber api, kemudian merata ke seluruh sisi untuk mencegah penyebaran,” ungkap salah satu petugas di lokasi.

Api utama berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.05 WIB. Namun, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi dan melanjutkan proses pendinginan (cooling) hingga pukul 13.02 WIB guna memastikan tidak ada potensi penyalaan ulang (re-ignition).

Berdasarkan hasil asesmen sementara, kebakaran diduga dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh seseorang yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Saksi di lokasi menyebutkan, sebelum kebakaran terjadi, terlihat seseorang merokok di sekitar tumpukan bambu kering.

“Tidak lama setelah itu, muncul api yang langsung membesar,” ujar Ahmad Syarifulloh (30), adik pemilik lahan.

Beruntung, dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun luka. Namun, kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Sebanyak 9 personel diterjunkan dalam operasi ini dengan dukungan 4 unit armada pemadam, yakni Hino 02, Ayaxx 03, Fire Dome 04, dan Fire Dome 05. Selain itu, sejumlah unsur juga turut membantu penanganan di lokasi, di antaranya BPBD, TNI, Polri, petugas PLN, pihak kecamatan, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kering dan pada area dengan material mudah terbakar seperti bambu.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, kembali menegaskan komitmennya dalam penanganan cepat setiap kejadian dengan semangat: “Pantang Pulang Sebelum Api Padam.” (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Langkah Mulia! Bina Sehat Group Kirim “Duta Bangsa” Bertugas di Arab Saudi, Oman, dan Brunei
Next Article
Halal Bi Halal Labschool UNESA 2026: Sinergi Baru Menuju Sekolah Adaptif dan Berdaya Saing Global

Related to this topic:

Be the first to write a comment.