Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Lapas Banyuwangi Bagikan 50 Paket Makanan, Wujud Nyata Kepedulian Sosial

BANYUWANGI || Bratapos.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan membagikan 50 paket makanan kepada masyarakat sekitar, Sabtu (30/8/2025). Aksi nyata ini tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bentuk kontribusi langsung Lapas terhadap lingkungan masyarakat di sekitarnya.

Bantuan sosial tersebut diberikan kepada warga yang melintas di depan Lapas Banyuwangi. Paket makanan diserahkan langsung oleh jajaran pejabat struktural Lapas, sebagai simbol kehadiran lembaga negara yang tidak hanya berfungsi membina warga binaan di dalam tembok, tetapi juga hadir memberi manfaat bagi masyarakat di luar.

BACA JUGA : Kios Milik Pemkab Ngawi Jadi Bancakan, Pedagang Ungkap Transaksi Tembus Puluhan Juta

Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, khususnya poin ke-4 tentang pemberian bantuan sosial kepada keluarga warga binaan maupun masyarakat kurang mampu.

“Ini bukan sekadar berbagi paket makanan. Kami ingin menunjukkan bahwa Lapas juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan peduli terhadap masyarakat. Kehadiran kami harus mampu memberi dampak positif, tidak hanya bagi warga binaan tetapi juga lingkungan sekitar,” tegas Wayan Nurasta.

Ia menambahkan, kegiatan sosial ini sekaligus menjadi sarana memperkuat hubungan harmonis antara Lapas dan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pemasyarakatan tidak hanya diukur dari pembinaan narapidana, tetapi juga sejauh mana Lapas mampu menjadi bagian dari denyut kehidupan sosial masyarakat.

“Dengan langkah kecil ini, kami berharap tercipta sinergi dan kepercayaan publik bahwa Lapas adalah lembaga yang tidak terpisah dari masyarakat. Justru sebaliknya, kami ingin terus menebar manfaat bagi sesama,” pungkasnya.

Program bakti sosial tersebut mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Kehadiran Lapas yang aktif membangun kepedulian sosial dinilai mampu memperkuat citra pemasyarakatan sebagai lembaga yang humanis dan dekat dengan masyarakat. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
PERSADIN & GERAK NTB Himbau Masyarakat Untuk Selalu Menjaga Kondusifitas Daerah, Terhusus NTB, Pasca Insiden Demonstrasi Yang Terjadi Saat ini
Next Article
Kalapas Banyuwangi Perketat Pengawasan Instalasi Listrik, Antisipasi Dini Bahaya Kebakaran

Related to this topic:

Be the first to write a comment.