Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Meneladani Kepemimpinan Rasulullah SAW Menjadi Panduan Pemimpin Dalam Kehidupan Modern dan Masa Depan

 

SENGGIGI,Lombok Barat||bratapos.com--Warga Masyarakat Dusun Senggigi, Desa Senggigi Kec.Batulayar Kab.Lombok Barat, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami' Nurul Iman Senggigi, Sabtu [30/8/25 ;19.30 wita].

BACA JUGA : PERSADIN NTB Ucapkan Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Semangat Persatuan untuk Indonesia yang Maju dan Jaya

Pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini menghadirkan Penceramah Kondang, beliau menjabat sebagai direktur Pasca Sarjana UIN Mataram, "Prof. Dr. TGH.FAHRURROZI DAHLAN,QH,MA", di hadiri oleh ratusan jamaah, baik dari kalangan Pemerintahan kecamatan dan desa. hadir pada kesempatan malam ini Camat Batulayar, "M.Subayin, A.Md,.S.E," dan Kepala Desa Senggigi, "Mastur, S.E", Para Toga, Toma, serta para tamu undangan lainnya, dan masyarakat umum.

"Atas nama Masyarakat Dsn.senggigi, mengucapkan selamat datang kepada penceramah, sekaligus guru kita semua, bapak "Prof. Dr. TGH.Fahrurrozi Dahlan,QH, MA", yang telah berkenan hadir didusun senggigi, untuk menyampaikan tausyahnya. Semoga dapat menambah pengetahuan dan wawasan bagi kita semua," kata pengurus PHBI Masjid Nurul Iman dalam sambutannya.

Pada momentum kali ini, Penceramah, "Prof.Dr. TGH.Fahrurrozi Dahlan, QH, MA", mengajak semua jamaah untuk berikhtiar dan dapat meladani sifat serta kepemimpinan Rasulullah SAW, dan menerapkannya dalam keseharian, terutama dalam bekerja dan melayani masyarakat, sehingga dapat terwujudnya visi-misi dsn.senggigi hususnya,dan desa senggigi umumnya.

Peringatan maulid Nabi pada haikikatnya, merupakan wujud penghormatan yang dalam kepada baginda Nabi Muhammad SAW, bukan saja Nabi dan seorang Rasulullah, tetapi juga pemimpin umat manusia. Ajaran Islam yang beliau sampaikan telah merubah wajah dunia dan peradaban ke arah yang lebih baik, lebih manusiawi dan lebih beradab dibandingkan catatan sejarah sebelumnya.

Pada diri beliau terpancar kecerdasan yang sangat luar biasa, kepribadian yang agung, akhlak yang mulia, dan kepemimpinan yang tegas namun bijaksana. Peringatan maulid Nabi sesungguhnya adalah untuk meneladani setiap pikiran, ucapan, dan tindakan Nabi besar Muhammad SAW.

"Kita patut meneladani buah pikiran Rasulullah yang cerdas dan jernih, ucapan yang santun dan lembut, tindakan yang arif dan bijaksana, serta memegang teguh kejujuran dalam setiap langkah dan ucapannya. Itulah perilaku yang diwarnai oleh akhlak mulia, akhlakul karimah," jelas Prof. Dr. TGH.Fahrurrozi Dahlan,QH,MA.

TGH.Fahrurrozi juga menegaskan, dengan senantiasa melaksanakan ajaran dan mencontoh akhlak Rasulullah SAW, maka umat Islam akan mampu menghadapi berbagai hambatan dan tantangan dalam kehidupan sehari-hari secara bijaksana.

Oleh karena itu, sebagai umat Rasulullah harus menjaga dan menjalankan ajaran Nabi Muhammad SAW secara sungguh-sungguh, dan menjadikan figur pribadi Rasulullah sebagai uswatun hasanah atau tauladan yang baik.

Beliau juga mengajak semua elemen masyarakat Desa senggigi, khususnya seluruh warga masyarakat dsn.senggigi, melalui momentum Maulid Nabi ini, mari maknai dalam rangka peneguhan sikap dan aktualisasi nilai-nilai perdamaian, apresiasi terhadap kebhinekaan, perbedaan pendapat dan pilihan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, tanpa ada pelanggaran, kebencian, penyebaran berita hoaks dan lain sebagainya. 

Pesan-pesan dalam Maulid Nabi besar Muhammad SAW harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku, keberagaman yang santun, rukun, toleran, saling menghormati, dan menerima perbedaan pendapat dan keyakinan.

Karena tanpa adanya damai, harmoni, integrasi, dan budaya dialog, bangsa ini akan mundur dan kembali ke era penjajahan, dan mengalami disintegrasi yang destruktif dan kontraproduktif.

"Melalui Momen Peringatan Maulid Nabi besar Muhammad SAW tahun ini mendorong umat Muslim untuk mencontoh sifat-sifat Rasulullah seperti Siddiq, Tabligh, Fatonah, dan Amanah, serta nilai-nilai seperti perdamaian, toleransi, dan penghormatan terhadap perbedaan, sebagai bekal menghadapi tantangan zaman. "Tutupnya

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Ketua DPRD Kota Madiun Naik ke Mobil Water Cannon, Coba Tenangkan Massa Demo Yang Mulai Ricuh
Next Article
KAI Daop 7 Madiun Imbau Masyarakat Jaga Fasilitas Perkeretaapian: Aset Publik untuk Keselamatan Bersama

Related to this topic:

Be the first to write a comment.