Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Paggu 1 Milliar Anggaran DD TA.2024 Sawah Tengah diduga Jadikan Sebagai Ladang Korupsi

Sampang || Bratapos.com - Adanya dana desa menjadikan sumber pemasukan di setiap desa meningkatnya pendapatan desa yang diberikan oleh pemerintah untuk meningkatkan sarana pelayanan masyarakat berupa pemenuhan kebutuhan dasar penguatan kelembagaan desa dari kegiatan lainnya yang dibutuhkan masyarakat desa yang diputuskan melalui musrembang desa tetapi dengan adanya dana desa juga memunculkan permasalahan baru yaitu tak sedikit masyarakat yang mengkhawatirkan tentang pengelolaan Dana desa.

Hal ini berkaitan dengan kondisi perangkat desa yang dianggap masih rendah kualitas SDM nya dan belum kritisnya masyarakat atas pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja desa sehingga bentuk pengawasan yang dilakukan oleh masyarakat tidak dapat maksimal.

BACA JUGA : Eks Wartawan Asal Madiun, Nanik S. Deyang Kini Pimpin Badan Gizi Nasional

Seperti apa yang terjadi dikabupaten Sampang salah satunya desa sawah tengah proyek anggaran dana desa terkesan hanya untuk meraup keuntungan pribadi disinyalir sebagai dugaan ladang korupsi.

Perlu diketahui pagu anggaran yang digelontorkan pada desa tersebut angkanya tidak main main dengan nilai Rp, 1.196, 626, 000-; Terbagi beberapa pekerjaan, namun hal tersebut jauh dari kata untuk peningkatan sarana dan prasarana masyarakat.

Banyak pekerjaan rabat beton yang ada di desa sawah tengah tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang mana proyek anggaran Dana Desa Hanya Untuk Maraup keutungan tanpa mengutamakan kwalitas.

Hasil monitoring awak media, Proyek jalan rabat beton di Desa Sawah Tengah Kecamatan Rabatal Kabupaten Sampang yang dibangun menggunakan Dana Desa TA. 2024 Tahap 1 kini rusak parah dan memunculkan kekecewaan di kalangan masyarakat. 

Jalan yang seharusnya menjadi penopang mobilitas warga itu, ternyata sudah rusak, meski masih beberapa bulan sejak pembangunannya.

"Kami sangat kecewa terhadap pekerjaan ini, mas, keadaanya sudah rusak parah, baru di bangun beberapa bulan lalu, katanya warga setempat.

Saat itu masih dijabat oleh bapak Ridho PJ nya, bukan hanya disini di sebelah timur jalan juga sudah berantakan imbuhnya.

Ini bukan untuk kepentingan masyarakat tapi untuk kepentingan pribadi, dan hanya untuk mencari keuntungan tanpa harus mengutamakan kwitasnya.

Informasi yang dihimpun dari masyarakat, pengerjaan jalan rabat beton yang berlokasi di dusun klobur, Desa Sawah Tengah Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang.

Sudah dilakukan beberapa bulan lalu dengan panjang sekitar kurang lebihnya 270 meter, adapun kejanggalan dimana volume panjang diduga tidak sesuai dengan RAB Yang ada.

Proyek rabat beton ini merupakan proyek dana desa yang menggunakan anggaran APBD tahun 2024 senilai Rp198,175,000-;dengan volume 270x2,7x0,15

Saat di konfirmasi PJ Kades Sawah tengah yang lama Moh Ridho tidak ada tanggapan apapun terkesan lari dari tanggung jawab, hal tersebut saat masih pihaknya menjabat sebagai Pj Kades Sawah tengah. 

Sampai berita ini dipublikasikan tidak ada klarifikasi dari pihak terkait, bersambung.

Pewarta : Ryan

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Heboh: Kantor PPK Namlea Dikepung Pendukung AMANAH
Next Article
Ketua DPRD Buru Hadiri HUT PGRI Yang Ke-79

Related to this topic:

Be the first to write a comment.