Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Pasca Aksi Ricuh, Gedung DPRD Kota Madiun Mulai Dibersihkan Serta Dijaga Ketat

Kota Madiun || Bratapos.com - Setelah kericuhan demonstrasi yang pecah pada Sabtu (30/8/2025), Gedung DPRD Kota Madiun kini mulai dipulihkan. Sejak Minggu (31/8/2025) pagi, petugas kebersihan dibantu aparat internal melakukan pembersihan sisa-sisa kerusuhan di area gedung wakil rakyat tersebut.

Pecahan kaca, batu, hingga botol plastik yang berserakan dikumpulkan, sementara pintu gerbang yang sempat jebol mulai diperbaiki. Dari pantauan, kerusakan terlihat cukup berat: kaca jendela ruang paripurna pecah, papan nama gedung hilang, serta beberapa fasilitas luar seperti tiang bendera ikut raib.

BACA JUGA : Pengadaan Empat Paket Pekerjaan Konstruksi di Kecamatan Porong Dilakukan Satu Pintu

“Kami berupaya merapikan yang paling darurat lebih dulu agar lingkungan kantor bisa kembali layak digunakan,” kata Sugeng, petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup.

Sekretaris DPRD Kota Madiun, Misdi, menyebut pihaknya akan melakukan pendataan kerusakan secara menyeluruh pada awal pekan. 

Menurutnya, beberapa ruang yang terdampak meliputi ruang paripurna, Komisi III, bagian umum, perpustakaan, hingga pos jaga.

Meski kondisi bangunan rusak, aktivitas pemerintahan di sekretariat DPRD tetap berjalan. “Tidak ada libur. Pegawai tetap masuk seperti biasa, bahkan sebagian kami minta berjaga penuh selama 24 jam,” ujar Misdi.

Untuk menghindari gangguan lanjutan, aparat gabungan dari Brimob, Polres Madiun Kota, dan personel pengamanan internal kini ditempatkan di sekitar gedung.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa yang diikuti mahasiswa, buruh, pengemudi ojek online, dan berbagai elemen masyarakat berubah anarkis. Massa melempari gedung dengan batu dan botol, merusak pagar, hingga mengakibatkan kerusakan fasilitas kantor DPRD.

 

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
KAI Daop 7 Madiun Imbau Masyarakat Jaga Fasilitas Perkeretaapian: Aset Publik untuk Keselamatan Bersama
Next Article
Lanal Banyuwangi Evakuasi 11 ABK Korban Eksploitasi di Perairan Muncar

Related to this topic:

Be the first to write a comment.