Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Senja di AWT Banyuwangi: Wisata Sunset, Kuliner, dan Seni di Kaki Gunung Ijen

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Destinasi wisata di ujung timur Pulau Jawa kembali menghadirkan inovasi menarik. Agro Wisata Tamansuruh (AWT) di Desa Tamansuruh, Kabupaten Banyuwangi, resmi meluncurkan program wisata tematik bertajuk “Senja di AWT”, yang menawarkan pengalaman menikmati matahari terbenam dengan latar megahnya Gunung Ijen.

Program ini menjadi terobosan baru pengembangan wisata terpadu yang memadukan panorama alam, kuliner lokal, hingga pertunjukan seni dalam satu kawasan.

BACA JUGA : Perpaduan Alam, Seni, dan Kuliner Bikin Senja di AWT Banyuwangi Ramai Dipadati Wisatawan

Jika sebelumnya AWT dikenal sebagai destinasi wisata pagi dan siang hari dengan kebun tematik serta wahana keluarga, kini suasana berubah drastis saat memasuki sore hari. Area wisata disulap menjadi ruang kreatif terbuka yang lebih hangat, estetik, dan penuh aktivitas komunitas.

General Manager AWT, Sudarmanto, mengatakan program ini merupakan kolaborasi lintas sektor ekonomi kreatif untuk memperkuat ekosistem pariwisata lokal.

“Senja di AWT kami hadirkan bersama berbagai komunitas dan pelaku kreatif. Harapannya, perputaran ekonomi tidak hanya terpusat pada pengelola, tetapi juga dirasakan pelaku UMKM, seniman, dan masyarakat sekitar,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).

Daya tarik utama Senja di AWT terletak pada konsep wisata experience. Pengunjung dapat menikmati berbagai sajian kuliner khas Banyuwangi hingga makanan modern kekinian sambil menikmati panorama sunset dengan latar pegunungan Ijen.

Selain itu, tersedia juga layanan relaksasi seperti terapi pijat yang menghadirkan sensasi berbeda di tengah udara sejuk pegunungan.

Bagi pecinta fotografi dan media sosial, AWT menyediakan berbagai spot foto estetik dengan desain artistik yang selaras dengan konsep alam terbuka.

Tidak hanya wisata visual dan kuliner, Senja di AWT juga menghadirkan ruang seni yang aktif. Pameran seni rupa, live sketch, hingga interaksi langsung dengan seniman lokal menjadi bagian dari atraksi utama.

Suasana semakin hidup dengan pertunjukan musik akustik dan kesenian daerah yang digelar di panggung terbuka, lengkap dengan dekorasi lampu temaram yang memperkuat nuansa senja.

Program Senja di AWT digelar rutin setiap akhir pekan (Jumat, Sabtu, dan Minggu) pada awal bulan, dengan jam operasional 15.00–21.00 WIB.

Harga tiket masuk terjangkau, yakni Rp10.000, dan pengunjung akan mendapatkan voucher senilai Rp10.000 yang dapat ditukarkan dengan makanan atau layanan di dalam area wisata.

Program ini dijadwalkan berlangsung secara berkelanjutan mulai Mei hingga Desember mendatang sebagai bagian dari penguatan destinasi wisata tematik di Banyuwangi.

Dengan konsep yang menggabungkan alam, budaya, dan ekonomi kreatif, Senja di AWT diharapkan menjadi magnet baru wisata sore di kaki Gunung Ijen sekaligus memperkuat posisi Banyuwangi sebagai daerah dengan inovasi pariwisata berkelanjutan di Indonesia. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Banyuwangi Bentuk Satgas Antisipasi Kemarau Panjang, 11 Kecamatan Masuk Zona Rawan Kekeringan
Next Article
BRI dan GME Remittance,"Panen Hadiah"Apresiasi Nasabah Setia PMI

Related to this topic:

Be the first to write a comment.