Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Pasca Lebaran Warga RT 7 Hendrosari Adakan Halal Bihalal Dan Pertemuan Rutin

GRESIK || Bratapos.com. Tradisi halal bihalal pasca lebaran sudah mendarah daging di Indonesia, dari lingkungan keluarga, pemerintahan, organisasi, paguyuban, bahkan kelompok warga. Seperti warga RT.07 RW.03 Desa Hendrosari Kecamatan Menganti-Gresik. Minggu 5 April 2026 malam.

Suasana kebersamaan terasa hangat dalam kegiatan pertemuan rutin  yang sekaligus dirangkai dengan acara halal bihalal, sebagai bagian dari semangat Syawal untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi antar warga.

BACA JUGA : Dikenal Eksotisme Alamnya, Komunitas Overland Indonesia Jelajahi Destinasi Wisata Banyuwangi

Dalam halal bihalal tersebut, Ketua RT 07, Endi memberikan sambutan yang berisi pesan agar warga tetap menjaga silaturahmi, bersatu padu, bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang baik dan nyaman untuk semua warga.

"Tujuan berkumpul di balai RT ini adalah silaturahmi supaya kita diberikan umur panjang dan rejeki yang berlimpah. Selian itu juga menjaga kebersamaan dan kekompakan antar warga. Selain halal bihalal ini juga warga RT.07 rutinan dikir dan melantunkan sholawat," ujarnya.

Endi juga mengingatkan kepada warga pentingnya menjaga keharmonisan dan kebersamaan di tengah masyarakat. Semangat kekeluargaan yang terpancar dalam pertemuan ini menunjukkan bahwa kekuatan pembangunan desa bermula dari kekompakan di tingkat RT.

“Semoga dengan halal bihalal ini, kita semua saling memaafkan dan kembali menyatukan hati. Mari terus aktif dalam kegiatan sosial, karena dari sinilah kita bisa membangun lingkungan yang sehat, rukun, dan sejahtera,” tuturnya.

Ketua RW.03 H. Sunaryo mengingatkan terhadap warga pentingnya menjaga dan mengontrol anaknya supaya tidak terjerumus ke dalam kegiatan yang merugikan dirinya sendiri.

"Keluarga yang kompak adalah garda terdepan untuk mencegah anak terjerumus ke dalam perilaku menyimpang. Menjaga keamanan keluarga dapat dilakukan dengan membangun komunikasi yang jujur, menetapkan pola tidur yang teratur, dan memastikan orang tua menjadi teladan yang baik," tegasnya. 

Pewarta Jamal Sintaru

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
SP2HP Kasus Dugaan Pengancaman Terbit, Hingga Mirisnya Harapan Pelapor..!!
Next Article
Mujiati Resmi Jabat Kades Laban Usai Dilantik Bupati, Masa Jabatannya 1 Tahun 6 Bulan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.