Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Sholawat Bergema di Pantai Boom, Kapolresta Banyuwangi & Waketum PBNU Serukan Persatuan Umat dan Cinta Tanah Air

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Pantai Boom Marina Banyuwangi berubah menjadi lautan manusia dan lautan sholawat pada Minggu (19/10/2025) malam. Ribuan jamaah dari berbagai penjuru daerah tumplek blek di lokasi wisata tepi laut itu untuk mengikuti pengajian dan sholawatan akbar yang menghadirkan ulama kharismatik, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Dr. (H.C.) K.H. Zulfa Mustofa.

Kegiatan bernuansa religius ini bukan sekadar ajang dzikir dan sholawat, melainkan juga ruang silaturahmi spiritual antara ulama, umara, dan umat. Hadir pula Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., yang ikut melantunkan sholawat bersama ribuan jamaah.

BACA JUGA : Plt Bupati Lisdyarita Resmi Lantik Volunteer Grebeg Suro 2026, Pemuda-Pemudi Bumi Reyog Siap Bergerak

Dalam sambutannya, Kapolresta mengungkapkan rasa syukur dan harapannya agar kegiatan seperti ini terus menjadi tradisi positif di tengah masyarakat Banyuwangi.

“Pantai Boom Marina malam ini menjadi saksi kebersamaan kita dalam lantunan sholawat. Semoga dengan dzikir dan doa bersama ini, hati kita semakin tenang, dan Banyuwangi senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, aman, damai, dan sejahtera,” ujar Kombes Pol Rama.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, K.H. Zulfa Mustofa menekankan pentingnya menjaga persatuan umat, semangat nasionalisme, serta sinergi antara ulama dan umara dalam memelihara stabilitas dan ketenteraman bangsa.

“Ulama dan pemimpin ibarat dua sayap burung. Keduanya harus seiring, agar bangsa ini bisa terbang tinggi. Sholawat adalah energi spiritual yang menuntun kita pada cinta Rasul, cinta tanah air, dan cinta sesama,” tutur pengasuh Pondok Pesantren Al-Asy’ariyyah Kalibeber, Wonosobo, itu.

Lantunan sholawat yang dipimpin langsung oleh K.H. Zulfa Mustofa menggema indah di sepanjang bibir Pantai Boom. Ribuan jamaah mengikuti dengan penuh kekhusyukan, menatap langit malam Banyuwangi yang diterangi cahaya bulan dan gemerlap lampu pesisir. Suasana religius berpadu dengan keindahan alam menciptakan momentum spiritual yang menggetarkan jiwa.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan Kabupaten Banyuwangi. Dalam suasana haru, para jamaah menengadahkan tangan, memohon agar Banyuwangi selalu diberkahi kedamaian dan kemakmuran.

Kegiatan sholawatan di Pantai Boom Marina ini, menjadi penutup akhir pekan yang penuh makna dan keberkahan, sebuah potret harmoni antara religiusitas, kebangsaan, dan kebersamaan masyarakat Banyuwangi. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Police Goes To School, Kapolresta Banyuwangi Ajak Pelajar Jadi Generasi Emas yang Tertib Hukum dan Anti Hoaks
Next Article
42 Tahun Ruslan Abdul Gani, Sosok Jurnalis yang Menyatukan Kepedulian dan Integritas

Related to this topic:

Be the first to write a comment.