Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

SPPG Pakamban Laok 2 Diduga Sajikan MBG Tidak Layak Konsumsi, Wali Murid: Kami Tidak Kelaparan

SUMENEP// Bratapos.com– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pakamban Laok 2 kembali menuai sorotan. Sejumlah wali murid mengeluhkan menu makanan yang diterima siswa dinilai tidak layak konsumsi.

Keluhan tersebut mencuat setelah beberapa wali murid mendapati kondisi makanan yang disajikan kepada anak-anak mereka tidak segar, beraroma tidak sedap, hingga tampak sudah berubah tekstur. Hal itu memicu kekhawatiran orang tua terhadap kesehatan para siswa.

BACA JUGA : Ramai Kewalahan Diserbu Pembeli, Muncul Ide Investasi Akhirnya Macet, Selebgram Cantik Nangis

Salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya menegaskan bahwa pihaknya tidak menolak program MBG, namun meminta kualitas makanan benar-benar diperhatikan.

“Kalau memang tidak siap menyajikan makanan yang layak, lebih baik jangan dipaksakan. Kami tidak kelaparan,” tegasnya.

Menurut para wali murid, tujuan program MBG yang seharusnya membantu pemenuhan gizi justru berpotensi menimbulkan masalah kesehatan apabila standar kebersihan dan kualitas makanan diabaikan. Mereka berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap SPPG Pakamban Laok 2.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPPG Pakamban Laok 2 belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan. Para wali murid mendesak instansi terkait agar turun langsung ke lapangan untuk memastikan proses pengolahan hingga distribusi menu MBG sesuai standar, demi keselamatan dan kesehatan para siswa.

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
IMADA Selenggarakan “Samalem Sareng Abuya” di Batu Malang, Perkuat Tradisi Keilmuan dan Ikatan Guru–Santri
Next Article
Miris, Menu MBG Ditolak Siswa dan Guru, SPPG Pakamban Laok 2 Malah Sibuk Pencitraan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.