Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Viral di TikTok! Warga Manding Sumenep Keluhkan Jalan Rusak Parah, Pemerintah Diminta Turun Tangan

SUMENEP// Bratapos.com– Sebuah video keluhan warga terkait kondisi jalan rusak parah di wilayah Kecamatan Manding mendadak viral di media sosial TikTok. Video berdurasi kurang dari satu menit itu memperlihatkan jalan berlubang, bergelombang, dan dipenuhi genangan air yang dinilai membahayakan pengguna jalan.

Dalam video yang telah ditonton puluhan ribu kali tersebut, seorang warga terdengar meluapkan kekecewaannya. Ia menyebut kondisi jalan sudah lama rusak namun tak kunjung mendapat perbaikan.

BACA JUGA : Plt Bupati Lisdyarita Resmi Lantik Volunteer Grebeg Suro 2026, Pemuda-Pemudi Bumi Reyog Siap Bergerak

“Ini bukan baru rusak, sudah bertahun-tahun. Kalau hujan, seperti kubangan. Motor sering jatuh, mobil pelan-pelan pun tetap bahaya,” ujarnya dalam rekaman.

Tak hanya satu video, sejumlah unggahan lain dari warga Manding turut bermunculan dengan tagar #vestivaljalanrusak, #MandingButuhPerhatian, dan #chapung. Warganet pun ramai-ramai menyuarakan dukungan dan mendesak pemerintah daerah agar segera turun tangan.

Warga menilai jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan desa-desa di Manding menuju pusat ekonomi dan pendidikan. Aktivitas warga, mulai dari pelajar, pedagang, hingga petani, disebut sangat terganggu akibat kerusakan jalan yang kian parah.

“Setiap hari kami lewat sini. Kalau malam lebih ngeri karena lubangnya tidak kelihatan,” kata warga lainnya dalam kolom komentar TikTok.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah terkait soal rencana perbaikan jalan di Manding. Warga berharap viralnya video ini bisa menjadi perhatian serius Pemkab Kabupaten Sumenep, agar keluhan masyarakat tidak lagi diabaikan.

“Jangan tunggu korban dulu baru diperbaiki,” tulis salah satu komentar yang mendapat ribuan likes.

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Misteri Kriminalisasi Jekson Sihombing oleh Polda Riau: Dari Tas Merah Marun hingga Dugaan Rp57 Triliun Penggelapan Pajak dan Kematian dua Balita
Next Article
Talud Telaga Sarangan Amblas, Tujuh Sepeda Motor Tercebur ke Danau

Related to this topic:

Be the first to write a comment.