Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Wujud Nyata Peran Aktif BRI, Dorong Sektor Pertanian Hingga Jadi Ikon Agrowisata Di Daerah

PONOROGO II bratapos.com - Upaya penguatan ekonomi kerakyatan melalui akses pembiayaan terus menunjukkan hasil nyata. Salah satunya tercermin dari perjalanan usaha kebun buah milik Edy Sartono, yang akrab disapa Pak Tono, melalui brand Tono Farm di Kabupaten Ponorogo. Tono Farm cocok menjadi tempat percontohan pengembangan pertanian yang kreatif dan produktif.

Tono Farm dirintis mulai pada tahun 2017, dan fokus membudidayakan jambu kristal yang dikenal memiliki rasa manis, tekstur renyah, dan minim biji. Kebun ini perlahan berkembang dari skala kecil menjadi pemasok buah untuk berbagai kebutuhan pasar lokal. Berlokasi di Dukuh Gentan Desa Ngrupit Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo.

BACA JUGA : Plt Bupati Lisdyarita Resmi Lantik Volunteer Grebeg Suro 2026, Pemuda-Pemudi Bumi Reyog Siap Bergerak

Perkembangan signifikan mulai dirasakan sejak 2021, ketika Pak Tono menjadi nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) binaan BRI Unit Babadan.

Akses permodalan yang lebih mudah dan terjangkau membantu meningkatkan kapasitas produksi, memperluas lahan, serta memperbaiki kualitas hasil panen.

“Alhamdulillah, sejak mendapatkan dukungan KUR dari BRI, usaha kami bisa berkembang lebih cepat. Permintaan juga terus meningkat, terutama dari wisatawan yang berkunjung ke edupark serta pemasok buah di wilayah Madiun dan Ponorogo,” ujar Tono. Jumat, (29/05/2026).

Saat ini, Tono Farm tidak hanya melayani permintaan buah segar, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas wisata edukasi pertanian. Pengunjung dapat melihat langsung proses budidaya jambu kristal, mulai dari penanaman hingga panen. Jambu Kristal bisa dijadikan ikon baru argowisata Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan Khususnya.

Tono menambahkan, apresiasi yang yang luar biasa atas dukungan yang diberikan oleh BRI, khususnya BRI Ponorogo, yang dinilai berperan besar dalam pengembangan usahanya.

“Terima kasih kepada BRI yang telah membantu kami melalui program KUR. Ini sangat bermanfaat bagi pelaku usaha kecil seperti kami,” tambahnya.

Pemimpin Cabang BRI Ponorogo, Agus Adi Hermanto menegaskan, bahwa kisah Edy Sartono mencerminkan sinergi nyata antara program KUR BRI dan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat ekonomi rakyat.

Menurutnya, program KUR BRI menjadi bagian penting dalam mendukung agenda ekonomi kerakyatan sebagaimana tertuang dalam Astacita Presiden Prabowo Subianto. 

Melalui akses permodalan yang inklusif, BRI mendorong pelaku UMKM agar naik kelas, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat akar rumput.

“Melalui akses permodalan yang mudah dan terjangkau, BRI mendorong UMKM agar berkembang lebih baik dan berdaya saing. Ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat,” ujar Agus.

Kisah Tono Farm menjadi salah satu contoh konkret bagaimana kolaborasi antara perbankan dan pelaku usaha, sehingga dapat menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan, sekaligus membuka peluang baru di sektor pertanian dan wisata edukasi di daerah.(Jaya).

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Bumdes Desa Tragih Ngibulin Camat Robatal,Nyatakan Kesanggupan, Saat ini Belum Terealisasi
Next Article
Dua Komplotan Curanmor Di Ringkus Satreskrim Polres Ponorogo, Amankan Lima Unit Motor

Related to this topic:

Be the first to write a comment.