Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Aksi Damai Tuntut Kesejahteraan Upah Kani di Bawah UMK di Gedung DPRD Bangkalan

Bangkalan ll Bratapos.com - aksi demo damai yang menuntut kesejahteraan upah kami HONORER Bangkalan bersatu untuk menuntut hak pengabdian yang di atas 10 tahun di bawah UKM terkait BPJS ketenagakerjaan dan BPJS kesehatan yang di lakukan di gedung DPRD BANGKALAN 17/02/2025 

Tanggapan komisi1 DPRD BANGKALAN NUR  HAKIM langsung memerintahkan folow up langsung atas dasar apa BPJS untuk memintak kejelasan kepada teman teman  atas dasar apa tidak bisa mencarikan THL karna secara aturan apa bila mengabdi di atas 10 tahun itu bisa di cairkan hak nya itu yang disampaikan oleh komisi 1 DPRD BANGKALAN NUR HAKIMl.

BACA JUGA : Eks Wartawan Asal Madiun, Nanik S. Deyang Kini Pimpin Badan Gizi Nasional

Menurut keterangan tersebut BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan Bangkalan di duga melakukan penyalahgunaan aturan yang seharusnya menyerahkan hak yang sudah mengabdi di atas 10 tahun tersebut wajib mendapatkan THL itu.

Masalah aturan yang di jelaskan oleh komisi 1 DPRD BANGKALAN NUR HAKIM masalah diangkat penuh oleh dari R2 dan R3 sudah di sampaikan bahwa leading sektor urusan ini bukan ada di Bangkalan tetapi ada di pusat upaya komisi 1 DPRD BANGKALAN akan menyampaikan suara rakyat ke pusat atas kebijakan-kebijakan kongkret dari MEN PAN RB untuk meberi kepastian hukum terhadap R2 dan R3 itu yang di sampaikan komisi 1 DPRD BANGKALAN NUR HAKIM " ujarnya "

Pewarta : Agus

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Panen Raya Jagung Serentak di Kota Madiun, Dukungan Terhadap Program Asta Cita Presiden RI dan Ketahanan Pangan Nasional
Next Article
Petugas Rekam E-KTP Kecamatan Krian Bantah Tuduhan Pungli; Wartawan Tribun Post Dikritik Kurang Profesional

Related to this topic:

Be the first to write a comment.