Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Berlangsung Khidmat, Doa Bersama 7 Hari Wafatnya Alm. Affan Kurniawan Teguhkan Solidaritas Banyuwangi

BANYUWANGI || Bratapos.com – Ratusan jamaah memadati Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi pada Rabu (3/9/2025) malam. Mereka larut dalam doa bersama bertajuk “Banyuwangi Damai”, yang digelar Perkumpulan Driver Online Banyuwangi (PDOB) untuk memperingati tujuh hari wafatnya almarhum Affan Kurniawan, seorang driver online yang meninggal dunia saat aksi unjuk rasa di Jakarta.

Acara yang berlangsung penuh kekhidmatan itu turut dihadiri Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd., M.Kp., Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., Wakil Bupati Ir. H. Mujiono, Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi Marifatul Kamila, serta sejumlah pejabat daerah. Kehadiran mereka bersama komunitas driver online dan masyarakat luas menjadi simbol kuat persatuan di tengah duka.

BACA JUGA : Kios Milik Pemkab Ngawi Jadi Bancakan, Pedagang Ungkap Transaksi Tembus Puluhan Juta

Kegiatan diawali dengan shalat Maghrib berjamaah, pembacaan Surah Yasin, dan dilanjutkan doa bersama yang dipimpin Ketua MWCNU Banyuwangi, Ustadz H. Mushollin, M.Pd.I. Lantunan doa dan zikir menggema, menghadirkan suasana haru sekaligus semangat kebersamaan.

Dalam sambutannya, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhum. Ia menegaskan bahwa momentum doa bersama ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kerukunan serta kondusifitas daerah.

“Semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan. Mari kita rawat persaudaraan agar situasi Banyuwangi tetap aman dan tenteram,” ujar Kapolresta.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya memaknai kegiatan ini sebagai ikhtiar mempererat persaudaraan lintas elemen masyarakat.

“Kehadiran kita di sini adalah wujud persatuan. Mari kita jadikan doa bersama ini sebagai penguat semangat kebersamaan demi Banyuwangi yang damai,” tutur Bapati Ipuk.

Ketua PDOB, Doni Moch. Subiono, menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat. Menurutnya, doa bersama ini bukan sekadar mengenang almarhum, melainkan juga momentum mempererat kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan rakyat Banyuwangi.

“Kami berterima kasih atas perhatian semua pihak. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjalin demi kebaikan bersama,” ungkap Doni.

Kegiatan ditutup dengan shalat Isya' berjamaah. Jamaah yang hadir tampak terharu, namun juga merasakan energi solidaritas yang kuat. Doa bersama untuk almarhum Affan Kurniawan tidak hanya menjadi penghormatan terakhir, tetapi juga penegasan bahwa masyarakat Banyuwangi mampu bersatu, saling menguatkan, dan menjaga kedamaian di tengah cobaan. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Hari Pelanggan Nasional, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Simpati dan Berbagi Souvenir di Stasiun hingga Atas Kereta
Next Article
Polresta Banyuwangi Gelar Patroli Gabungan Skala Besar, Jaga Kondusifitas & Keamanan Wilayah

Related to this topic:

Be the first to write a comment.