Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Diskusi Sederhana, Gagasan Besar dari Yayasan Sapta Pesona Lombok, Matangkan Pusat Kegiatan Wisata

Senggigi, Lombok Barat|bratapos.com — Sabtu (16/05/2026) Suasana santai di tepi Pantai Senggigi menjadi saksi pertemuan sederhana namun penuh makna. Sejumlah pengurus "Yayasan Sapta Pesona Lombok" menggelar diskusi ringan sekaligus survey lokasi, sebagai langkah awal merumuskan arah kegiatan pariwisata yang lebih terarah dan berkelanjutan di kawasan tersebut.

Diskusi Sederhana, Gagasan Besar Berlangsung tanpa formalitas berlebihan, diskusi ini justru melahirkan banyak ide segar. Dengan latar deburan ombak dan matahari senja, para pengurus yayasan membahas bagaimana menghidupkan kembali daya tarik Senggigi yang sempat meredup.

BACA JUGA : Atraksi Jaranan Senja di Agro Wisata Tamansuruh Banyuwangi Jadi Ikon Baru Wisata Budaya

Fokus utama pembahasan:

- Menggali potensi wisata berbasis komunitas

- Menata kembali aktivitas ekonomi kreatif

- Mendorong hadirnya event rutin yang konsisten

Selain diskusi di pantai, tim juga melakukan peninjauan langsung ke Pasar Seni Senggigi, yang dinilai memiliki potensi besar untuk dijadikan sebagai "Central Kegiatan Berkelanjutan".

Beberapa wacana yang mengemuka diantaranya:

- Pusat kegiatan UMKM dan kuliner malam

- Lokasi event mingguan seperti “Weekend Night Feast”

- Ruang ekspresi seni dan budaya lokal

- Titik kumpul wisatawan dan masyarakat

Pasar Seni Senggigi dipandang strategis karena: Lokasi yang mudah dijangkau wisatawan, Memiliki nilai historis sebagai pusat keramaian, serta Potensi besar untuk dihidupkan kembali dengan konsep kekinian

<<Langkah Awal Menuju Kebangkitan Senggigi>>

Kegiatan ini menjadi sinyal kuat bahwa upaya membangkitkan Senggigi mulai bergerak dari bawah, berbasis komunitas dan kepedulian bersama.

"Yayasan Sapta Pesona Lombok" menilai bahwa keberhasilan program ke depan sangat bergantung pada: Konsistensi pelaksanaan kegiatan, Keterlibatan masyarakat lokal, serta tidak terlepas dari Dukungan lintas sektor.

Meski dimulai dari diskusi sederhana di pinggir pantai, gagasan yang lahir memiliki potensi besar untuk menjadi gerakan nyata. Dengan menjadikan Pasar Seni Senggigi sebagai pusat kegiatan, harapan untuk menghadirkan kembali suasana wisata yang hidup, ramai, dan berdaya saing semakin membuka peluang untuk bangkit kembali dari keterpurukan.

"Senggigi tidak hanya akan kembali hidup — tapi juga tumbuh dengan wajah baru yang lebih kreatif dan berkelanjutan"...Harapan🙏

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Abah Sanusi Letak Batu Pertama SPPG Turen #006, Target 90 Persen Warga Malang Terlayani MBG
Next Article
Usung Pendampingan dan Perlindungan Data Nasabah, PNM Mekaar Perkuat UMKM di Pacitan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.