Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Gathering TNI dan Media : Perkuat Sinergi, Media Sebagai Mitra Strategis Dalam Membangun Komunikasi TNI Dengan Masyarakat

MADIUN II bratapos.com - Sinergitas antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan insan pers di lintas wilayah terus diperkuat. Komitmen tersebut terlihat dalam Gathering Sinergitas TNI kepada Media Wilayah Madiun yang melibatkan jajaran Kodim 0803/Madiun dan Yonif 501/BY.

Dengan Mengusung tema “Bersama Media TNI Kuat Menjaga NKRI”, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang membangun komunikasi publik yang terbuka, profesional, dan bertanggung jawab antara institusi TNI dengan media.

BACA JUGA : Pimpinan Redaksi Brata Pos Dr. Zaibi Susanto: Maulid 1448 H Momentum Wartawan dan Advokat Teladani Akhlak Rasulullah

Kegiatan dihadiri Dandim 0803/Madiun Letkol Inf Nyoman Adhisapura, S.E., Danyonif 501/BY Letkol Inf I Gusti Bagus Prayuda, jajaran TNI, serta sejumlah wartawan dan pegiat media di lintas wilayah Madiun.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0803/Madiun menegaskan bahwa media memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi yang sehat antara TNI dan pers dinilai penting untuk memastikan informasi mengenai kegiatan dan pengabdian TNI dapat diterima publik secara tepat.

Menurutnya, hubungan TNI dengan media tidak semestinya hanya terbangun ketika terdapat kegiatan seremonial. Komunikasi harus dilakukan secara berkelanjutan sehingga terbentuk hubungan kerja yang profesional, saling memahami tugas dan fungsi masing-masing.

“Keterbukaan komunikasi menjadi bagian penting agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap akurat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” demikian pesan yang mengemuka dalam kegiatan tersebut.

Dandim juga menilai pemberitaan yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab memiliki kontribusi terhadap terciptanya situasi keamanan yang kondusif. Di sisi lain, TNI juga dituntut memberikan akses informasi yang proporsional kepada media sepanjang berkaitan dengan kepentingan publik dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Media Bukan Sekadar Mitra Publikasi
Danyonif 501/BY Letkol Inf I Gusti Bagus Prayuda turut menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan insan pers. Menurutnya, media merupakan salah satu mitra strategis dalam membangun komunikasi antara TNI dan masyarakat.

Hubungan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kebutuhan publikasi, tetapi berkembang menjadi komunikasi dua arah yang mampu memperkuat pemahaman publik terhadap tugas dan pengabdian prajurit di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang baik dengan rekan-rekan media. Kami berharap hubungan yang sudah terjalin dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, berbagai kegiatan prajurit yang bersentuhan langsung dengan masyarakat perlu dikomunikasikan secara baik agar publik mengetahui kontribusi TNI, sekaligus memahami tugas dan tanggung jawab institusi pertahanan negara.

Akurasi Informasi Menjadi Kunci
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola masyarakat dalam memperoleh informasi. Kecepatan penyebaran informasi di media sosial dan berbagai platform digital membuat akurasi, verifikasi, serta profesionalisme jurnalistik menjadi semakin penting.

Dalam kondisi tersebut, sinergi TNI dan media memiliki posisi strategis. TNI memiliki informasi mengenai berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat, sementara pers memiliki fungsi jurnalistik untuk mengolah dan menyampaikan informasi tersebut kepada publik secara faktual dan berimbang.

Karena itu, komunikasi yang terbuka antara kedua pihak diharapkan mampu memperkecil ruang munculnya informasi yang keliru sekaligus mendorong pemberitaan yang edukatif dan konstruktif.
Gathering tersebut juga menjadi forum bertukar pandangan antara jajaran TNI dan insan media mengenai pentingnya komunikasi publik di tengah derasnya arus informasi.

Suasana kegiatan berlangsung akrab melalui rangkaian sambutan, doa bersama, foto bersama, hiburan, serta ramah tamah.
Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, pertemuan tersebut diharapkan menjadi fondasi untuk membangun jejaring komunikasi yang lebih kuat antara TNI dan insan pers di wilayah Madiun.

Bagi TNI, media merupakan mitra penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Sementara bagi insan pers, keterbukaan komunikasi dengan institusi TNI menjadi salah satu bagian penting dalam memperoleh informasi yang akurat, terverifikasi, dan berimbang.

Semangat “Bersama Media TNI Kuat Menjaga NKRI” pada akhirnya menegaskan bahwa menjaga persatuan, keamanan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia bukan hanya menjadi tanggung jawab satu institusi, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen bangsa.

Dengan komunikasi yang sehat, profesionalisme yang terjaga, serta komitmen terhadap kepentingan publik, hubungan TNI dan media di wilayah Madiun diharapkan semakin solid dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Jaya).

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Warga keluhkan Warung Berjejer Penuhi Trotoar Jl. Ahmad Yani Senori
Next Article
Lomba Gembira HUT RI ke-81 Di Kecamatan Tanggulangin Berlangsung Meriah

Related to this topic:

Be the first to write a comment.