Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Heboh! Mini Market Diduga Jual Beras Tercampur Material Mirip Plastik, Konsumen Alami Mual dan Sesak

BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Dugaan peredaran beras eceran yang tercampur material menyerupai plastik menghebohkan warga Banyuwangi. Kasus ini mencuat setelah sepasang suami istri mengaku menemukan butiran asing yang menyerupai beras saat hendak memasak beras eceran yang dibeli dari salah satu mini market di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi.

Temuan tersebut kemudian menjadi perbincangan di tengah masyarakat, karena dikhawatirkan dapat membahayakan kesehatan konsumen apabila benar mengandung bahan yang tidak layak konsumsi.

BACA JUGA : Polemik Tambang Sayutan Belum Tuntas, RDP DPRD Magetan Hanya Hasilkan Penghentian Sementara

Menurut keterangan pasangan suami istri tersebut, beras eceran yang dibeli dalam kemasan plastik kresek ukuran sekitar 1 kilogram itu awalnya tampak seperti beras pada umumnya. Namun kejanggalan mulai terlihat saat beras dicuci sebelum dimasak.

Saat proses pembilasan menggunakan air, sebagian butiran yang menyerupai beras terlihat mengambang di permukaan. Ketika diperiksa lebih lanjut, butiran tersebut memiliki tekstur yang berbeda dengan beras biasa.

"Ketika dipegang terasa sangat ringan dan bentuknya mirip beras, tetapi teksturnya menyerupai sterofoam. Saat ditekan juga terasa tidak seperti beras pada umumnya," ungkap sang istri kepada Bratapos.com, Minggu (31/5/2026) siang.

Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Jumat (15/5/2026) dan kembali ditemukan pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Temuan berulang itu membuat pasangan tersebut semakin curiga terhadap kualitas beras yang dijual secara eceran di mini market tersebut.

Meski demikian, karena sebagian beras sudah terlanjur dimasak, pasangan itu tetap mengonsumsinya. Setelah mengonsumsi nasi dari beras tersebut, keduanya mengaku mengalami keluhan kesehatan berupa mual, pusing, hingga sesak napas yang dirasakan selama beberapa hari.

"Kami merasa mual, kepala pusing dan badan tidak nyaman setelah mengonsumsi nasi dari beras itu. Keluhan tersebut berlangsung hingga sekitar tiga hari," katanya.

Kasus ini kini menjadi perhatian warga sekitar yang meminta adanya pemeriksaan laboratorium terhadap sampel beras tersebut, untuk memastikan kandungan sebenarnya dari butiran yang diduga menyerupai plastik tersebut.

Masyarakat juga mendesak pihak terkait, baik instansi pengawas pangan maupun aparat berwenang, segera melakukan investigasi guna memastikan keamanan produk pangan yang beredar di pasaran.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak mini market terkait dugaan penjualan beras eceran yang diduga bercampur material menyerupai plastik tersebut. Sementara itu, konsumen berharap ada langkah cepat dari pihak berwenang agar kasus ini dapat diungkap secara transparan dan memberikan kepastian kepada masyarakat.

Kasus dugaan beras bercampur bahan menyerupai plastik ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap distribusi pangan, terutama produk kebutuhan pokok yang dikonsumsi setiap hari oleh masyarakat. Apabila terbukti mengandung bahan yang tidak sesuai standar keamanan pangan, maka kasus tersebut berpotensi menimbulkan keresahan sekaligus mengancam kesehatan konsumen. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Hari Lahir Pancasila 2026, Njekto Hadi Sasongko Ajak Generasi Muda Jaga Nilai Kebangsaan
Next Article
Kerusuhan Turnamen PSSI Banyuwangi Berujung Laporan Polisi, AABB Desak Usut Pelaku dan Dugaan Kelalaian Panitia

Related to this topic:

Be the first to write a comment.