Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Kebakaran Hebat Melanda Penyulingan Minyak Tradisional yang Diduga Ilegal di Wonocolo

Bojonegoro || Bratapos.com – Sabtu, 15 Maret 2025 – Kebakaran hebat melanda sebuah warung makan dan ratusan ribu liter minyak jenis solar di lokasi penyulingan minyak mentah yang diduga ilegal di Wonocolo, tepatnya di Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh awak media Bratapos.com dan hasil wawancara dengan warga sekitar, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB ini diduga disebabkan oleh korsleting listrik pada Alkon, alat penyedot minyak mentah. Seorang warga berinisial SP mengonfirmasi kejadian tersebut.

BACA JUGA : Polemik Tambang Sayutan Belum Tuntas, RDP DPRD Magetan Hanya Hasilkan Penghentian Sementara

"Memang benar, Mas, ada kebakaran hebat di lokasi penyulingan minyak mentah di Wonocolo milik Candra," ujar SP.

SP menambahkan bahwa kebakaran di lokasi tersebut bukan kali pertama terjadi. Menurutnya, hal ini mungkin disebabkan oleh proses penyulingan yang tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan minimnya aspek keselamatan kerja.

"Ya, namanya juga penyulingan tradisional, Mas. Jadi, tidak ada pengawasan dari dinas terkait," lanjutnya.

Menurut informasi yang diterima SP, saat kebakaran terjadi, ada sekitar 5.000 liter minyak mentah dan sebuah bangunan rumah untuk penyimpanan minyak solar yang ikut terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp60.000.000.

Untuk memastikan informasi lebih lanjut, awak media berupaya menghubungi Candra, pemilik penyulingan, melalui pesan WhatsApp. Namun, hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan darinya. (Bersambung)

Pewarta: Brendy

 

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Skandal Material Normalisasi: Kadis PUPR Sungai Penuh Diduga Selewengkan Pasir Sungai
Next Article
INKA Gelar Uji Coba KRL Baru Sebelum Beroperasi di Jabodetabek

Related to this topic:

Be the first to write a comment.