Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Mental Juara! Sparta Pena FC Menang 5-3 atas PKDI Meski Bermain Minus Pemain

MADIUN || Bratapos.com – Sparta Pena FC Madiun yang diperkuat para jurnalis senior menunjukkan performa impresif saat menghadapi Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Madiun dalam lanjutan Grup D Turnamen Kapolres Cup HUT Bhayangkara ke-80, Kamis (4/6/2026).

 

BACA JUGA : Meriahkan Hari Bhayangkara, Polres Madiun Gelar Kompetisi Olahraga dan E-Sports

Tampil dominan sejak awal pertandingan, Sparta Pena FC sukses mengamankan kemenangan meyakinkan dengan skor 5-3 meski harus menyelesaikan laga dengan jumlah pemain yang jauh berkurang.

 

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Sparta Pena FC langsung mengambil inisiatif serangan. Permainan cepat dan kerja sama antarlini membuat tim besutan Coach Wiwit Eko Prasetyo mampu mendominasi jalannya pertandingan.

 

Tekanan yang terus dilancarkan akhirnya membuahkan hasil melalui gol pembuka yang dicetak striker andalan, Gatot. Gol tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemain Sparta Pena FC untuk terus menekan pertahanan lawan.

 

Serangan demi serangan yang dibangun secara rapi membuat PKDI Kabupaten Madiun kesulitan mengembangkan permainan. Sparta Pena FC pun berhasil menambah tiga gol lagi dan menutup babak pertama dengan keunggulan telak 4-1.

 

Namun, situasi berubah menjelang turun minum. Salah satu pemain Sparta Pena FC harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah menerima kartu merah. Kondisi itu membuat tim harus melakukan penyesuaian strategi untuk menghadapi tekanan lawan yang memiliki keunggulan jumlah pemain.

 

Memasuki babak kedua, PKDI Kabupaten Madiun tampil lebih agresif. Mereka meningkatkan intensitas serangan dan berhasil memanfaatkan sejumlah peluang untuk memperkecil ketertinggalan.

 

Meski terus mendapat tekanan, Sparta Pena FC tetap menunjukkan semangat juang tinggi. Solidnya lini pertahanan dan disiplin permainan membuat mereka mampu menjaga keunggulan. Bahkan, Sparta Pena FC berhasil menambah satu gol lagi untuk memperlebar jarak.

 

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 5-3 untuk kemenangan Sparta Pena FC tetap bertahan. Hasil tersebut menjadi modal berharga bagi Sparta Pena FC dalam upaya melangkah lebih jauh di ajang Kapolres Cup HUT Bhayangkara ke-80.

 

Manajer sekaligus pelatih Sparta Pena FC, Wiwit Eko Prasetyo, mengapresiasi perjuangan seluruh pemain yang mampu tampil kompak dan disiplin sepanjang pertandingan.

 

“Alhamdulillah hari ini teman-teman bermain kompak. Semua pemain mampu menjalankan perannya masing-masing di lapangan sehingga pertandingan bisa berjalan sesuai harapan,” ujarnya.

 

Wiwit menegaskan bahwa Sparta Pena FC tidak sekadar menargetkan lolos dari fase grup. Tim yang dihuni para jurnalis senior tersebut memiliki ambisi besar untuk meraih gelar juara.

 

“Target kami tentu menjadi juara di Kapolres Cup tahun ini,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kapten Sparta Pena FC, Burmanto, mengungkapkan bahwa kemenangan timnya tidak lepas dari komunikasi yang baik antar pemain di lapangan.

 

“Kami tidak ada persiapan khusus, baik fisik maupun teknik. Yang terpenting komunikasi tetap berjalan dan Alhamdulillah semua pemain bisa kompak,” katanya.

 

Di tempat yang sama, Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara, menyampaikan bahwa Turnamen Kapolres Cup yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan juga sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan.

 

Menurutnya, turnamen tersebut menjadi wadah yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat, mulai dari Polri, instansi pemerintah, insan media, hingga para pemangku kepentingan lainnya di Kabupaten Madiun.

 

“Turnamen ini menjadi wadah memperkuat silaturahmi dan kebersamaan. Kami berharap seluruh peserta tetap menjunjung tinggi sportivitas serta bersama-sama mendukung Polri agar di usia ke-80 semakin profesional dan semakin dekat dengan masyarakat,” pungkasnya. Yatno

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Oknum ASN Gresik Mulai Jalani Sidang, Buntut Cek Cok Dengan Rekan Kerjanya
Next Article

Related to this topic:

Be the first to write a comment.