Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Anggaran Kerja Sama Media Diskominfo Purwakarta Dipangkas, Ketua AWPI: Lebih Baik Dialihkan untuk Rakyat Kecil

Purwakarta | Bratapos.com — Kebijakan Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) yang memangkas anggaran kerja sama publikasi media dari Rp2,5 miliar menjadi Rp250 juta menuai reaksi dari kalangan insan pers.

Pemangkasan anggaran tersebut mencapai sekitar 90 persen. Jumlah media yang terdaftar dan aktif di Kabupaten Purwakarta disebut mencapai puluhan hingga ratusan, sehingga nilai kerja sama yang diterima masing-masing media dinilai menjadi sangat kecil.

BACA JUGA : Jelang Meras Kuntulan 2026, Kertosari Banyuwangi Matangkan Festival Kebangkitan Seni Tradisi

Ketua DPC Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Purwakarta, Ramaldi, menyampaikan keberatannya atas kebijakan tersebut.

“Dengan anggaran Rp250 juta, kalau dibagi ke 100 sampai 200 media, masing-masing bisa hanya menerima ratusan ribu rupiah. Ini menurut kami tidak realistis,” kata Ramaldi, Kamis (22/1/2026).

Ia menilai kebijakan itu berpotensi menggerus peran media lokal dalam menyampaikan informasi pembangunan dan menjalankan fungsi kontrol sosial sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Media selama ini ikut mengawal kebijakan pemerintah dan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Jika nilai kerja sama terlalu kecil, tentu akan berdampak pada keberlangsungan media lokal,” ujarnya.

Ramaldi juga menyampaikan pendapat pribadinya terkait arah penggunaan anggaran publikasi tersebut.

“Kalau nilainya seperti ini, lebih baik dialihkan saja untuk kepentingan masyarakat kecil yang lebih membutuhkan,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa insan pers di Purwakarta akan terus mengawal kebijakan pemangkasan anggaran ini dan berharap ada solusi yang lebih adil serta proporsional.

“Kami masih membuka ruang dialog. Harapan kami ada kebijakan yang lebih berpihak dan rasional bagi semua pihak,” pungkas Ramaldi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Purwakarta maupun Diskominfo terkait pemangkasan anggaran kerja sama media tersebut. red

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Kecelakaan Beruntun di Jalan Raya Jember–Banyuwangi, Sopir Dump Truk Tewas Terjepit Kabin
Next Article
Pemkab Deli Serdang Terbaik Kedua Pemerintah Daerah Terinisiatif

Related to this topic:

Be the first to write a comment.