Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Kebakaran Hebat Hanguskan Toko Aki di Banyuwangi, Kerugian Capai Rp100 Juta

BANYUWANGI || Bratapos.com – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah toko aki yang juga disewa sebagai tempat usaha kuliner Seblak Maksur di Jalan Kolonel Sugiyono, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi, Sabtu (30/8/2025) dini hari. Api berhasil dipadamkan setelah petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi bekerja keras hampir satu jam.

Berdasarkan data resmi Damkarmat, peristiwa kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 00.00 WIB. Laporan masuk ke Mako Damkarmat pada pukul 00.37 WIB setelah seorang warga bernama Naruki Elma (17) mendatangi markas pemadam untuk memberikan informasi langsung.

BACA JUGA : Pengadaan Empat Paket Pekerjaan Konstruksi di Kecamatan Porong Dilakukan Satu Pintu

Tak butuh waktu lama, tiga unit mobil pemadam yakni Ayaxx 03, Fire Doom 04, dan Fire Doom 05 diterjunkan ke lokasi. Regu Brama 2 dan Brama 3 yang dipimpin Davin segera melakukan penanganan. Api berhasil dipadamkan total pada pukul 01.18 WIB, sementara proses pendinginan rampung pada pukul 01.49 WIB.

Menurut keterangan yang dihimpun, kebakaran bermula saat pemilik toko, Nur Hidayah (57), mendapat telepon dari tetangganya yang memberi tahu bahwa toko miliknya terbakar. Ia kemudian membangunkan suaminya, Muhammad Taufik (61), serta anak-anaknya untuk mengecek ke lokasi. Saat itu, mereka melihat kepulan asap dan berusaha memadamkan api menggunakan ember dan gayung.

Namun, upaya tersebut tidak mampu menahan kobaran api yang terus membesar. Seorang warga bernama Naruki Elma yang kebetulan melintas, melihat kobaran api dan langsung melapor ke Mako Damkarmat.

Saat tiba di lokasi, tim Damkarmat mendapati kondisi bangunan toko dalam keadaan kosong (tutup). Dari hasil asesmen sementara, api diduga kuat berasal dari korsleting listrik di bagian atap plafon usaha Tegar Accu, yang kemudian menjalar ke area usaha Seblak Maksur.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai Rp100 juta, meliputi kerusakan bangunan, perabotan, hingga sejumlah aki yang ikut terbakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, Yoppy Bayu Irawan, mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang dipicu oleh arus pendek listrik.

“Kebakaran bisa terjadi kapan saja. Pastikan instalasi listrik dalam kondisi aman dan tidak ada sambungan yang berpotensi menimbulkan korsleting,” tegasnya.

Kebakaran di jantung Kota Banyuwangi ini, kembali menjadi peringatan penting tentang bahaya kelalaian dan pentingnya kewaspadaan dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Ratusan Driver Ojol Gelar Aksi Lilin, Kapolresta Banyuwangi Duduk Bersama dalam Doa untuk Afan Kurniawan
Next Article
Polres Ponorogo dan Komunitas Ojol Gelar Doa Bersama, Untuk Almarhum Affan Kurniawan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.