Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Lanal Banyuwangi Gelar Kejuaraan Tinju Profesional Danlanal Cup 2026, 158 Petinju Rebut Sabuk Emas

BANYUWANGI, BRATAPOS.com — Pangkalan TNI Angkatan Laut Banyuwangi (Lanal Banyuwangi) sukses menggelar Kejuaraan Tinju Profesional dan Amatir “Danlanal Banyuwangi Cup 2026” dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera. Ajang bergengsi tersebut berlangsung selama tiga hari, 10–12 Februari 2026, di Gedung Serbaguna Markas Komando (Mako) Lanal Banyuwangi.

Sebanyak 158 petinju ambil bagian dalam kejuaraan ini, terdiri dari 146 atlet amatir dan 12 petinju profesional dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Bali. Mereka bertarung di sejumlah kelas dengan atmosfer kompetitif, penuh determinasi, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

BACA JUGA : Meriahkan Hari Bhayangkara, Polres Madiun Gelar Kompetisi Olahraga dan E-Sports

Komandan Lanal (Danlanal) Banyuwangi, Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, M.Sc., menegaskan bahwa penyelenggaraan kejuaraan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bagian dari komitmen nyata pembinaan generasi muda melalui olahraga.

“Kejuaraan ini kami selenggarakan sebagai momentum memperingati Hari Dharma Samudera, untuk mengenang nilai juang, keberanian, dan semangat pantang menyerah prajurit TNI Angkatan Laut yang sejalan dengan karakter olahraga tinju,” ujar Danlanal, Kamis (12/2/2026).

Menurutnya, tinju tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga disiplin, strategi, dan mental tangguh, nilai yang selaras dengan semangat keprajuritan. Karena itu, Lanal Banyuwangi menghadirkan kompetisi yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter bagi atlet muda.

Pada kategori profesional, perebutan Sabuk Emas Danlanal Banyuwangi Cup 2026 berlangsung sengit. Sertu Marinir Hartono Arsyad dari Sasana Amphibi Sidoarjo dan Iwan Key dari Malang tampil dominan dan berhasil meraih gelar juara setelah melalui pertarungan yang ketat dan penuh perhitungan teknik.

Laga final berlangsung dalam tensi tinggi dengan jual beli serangan, strategi matang, serta stamina prima dari kedua petinju. Meski keras di atas ring, sportivitas tetap menjadi roh pertandingan hingga akhir laga.

Kejuaraan ini tidak hanya menjadi arena pertarungan, tetapi juga panggung pembuktian bagi para petinju amatir yang tengah menapaki jenjang profesional. Sejumlah laga di kelas amatir bahkan berlangsung tak kalah sengit, mencerminkan kualitas pembinaan tinju di Jawa Timur dan Bali yang terus berkembang.

Lebih jauh, Danlanal Banyuwangi Cup 2026 juga menjadi ruang sinergi antara TNI Angkatan Laut dan masyarakat. Antusiasme ratusan atlet, pelatih, serta suporter yang memadati arena menunjukkan tingginya gairah olahraga tinju di Banyuwangi sekaligus mempererat kedekatan institusi TNI AL dengan publik.

“Melalui kejuaraan ini, kami berharap lahir bibit-bibit unggul yang mampu berprestasi di tingkat regional maupun nasional, sekaligus memperkuat peran TNI AL dalam mendukung pembinaan olahraga nasional,” pungkasnya.

Ajang ini menegaskan bahwa TNI AL tidak hanya hadir dalam tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pembangunan karakter generasi muda melalui olahraga yang menjunjung tinggi disiplin, keberanian, dan semangat juang. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Mantan Karyawan Bank Gelapkan Rp3 Miliar, Arinda Nerrisya Putri "Bebas Bersyarat" Jelang Ramadhan
Next Article
Diduga Tak Profesional Tangani Perkara, Oknum Penyidik Terancam Dilaporkan ke Propam Polda Jatim

Related to this topic:

Be the first to write a comment.