BANYUWANGI, BRATAPOS.com – Inovasi teknologi karya pelajar Banyuwangi kembali menorehkan prestasi di panggung nasional. Tim Robocorner SMP Negeri 1 Banyuwangi (Spensaba) berhasil meraih Juara 1 Inovasi Terbaik dalam ajang Olimpiade TIK dan Informatika Nasional (OTN) 8 Tahun 2026 yang berlangsung pada 29 Oktober hingga 1 November 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.
Prestasi tersebut bukan sekadar kemenangan dalam kompetisi, melainkan bukti nyata bahwa kreativitas dan penguasaan teknologi pelajar daerah mampu melahirkan inovasi yang berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat.
BACA JUGA :
Bikin Bangga! Kepala Spensaba Apresiasi Prestasi Gemilang Siswa, Robot SMART Juara 1 Nasional 2026
Melalui robot System Monitoring Aquaculture Robot (SMART), Tim Robocorner Spensaba menghadirkan terobosan teknologi berbasis Internet of Things (IoT) untuk mendukung pemantauan dan pengelolaan kualitas air dalam budidaya ikan.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, capaian ini menjadi kebanggaan dunia pendidikan Banyuwangi sekaligus memperlihatkan bahwa sekolah mampu menjadi ruang lahirnya inovasi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Robot SMART, Inovasi Pelajar untuk Budidaya Perikanan
Pembina Tim Robocorner SMP Negeri 1 Banyuwangi, Dani Daneswara, menjelaskan bahwa robot SMART merupakan inovasi berbasis IoT yang dirancang untuk memonitor kondisi air tambak maupun akuarium, terutama tingkat kekeruhan dan pH air.
Robot tersebut tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantau, tetapi juga dilengkapi sistem yang mampu membantu menormalkan pH serta menyaring air ketika kondisinya mulai kotor.
“System Monitoring Aquaculture Robot (SMART) merupakan robot berbasis IoT yang dapat memonitor kondisi air tambak maupun akuarium, mulai dari tingkat kekeruhan hingga pH air. Ketika kualitas air mulai menurun, robot ini dirancang untuk membantu menormalkan pH dan melakukan penyaringan agar kondisi air tetap terjaga,” jelas Dani Daneswara.
Lebih lanjut, Dani menerangkan bahwa robot SMART juga dilengkapi mekanisme pemberian pakan ikan secara otomatis yang dapat disesuaikan dengan waktu, jumlah, dan berat ikan.
Seluruh kondisi air dapat dipantau melalui aplikasi Android secara real-time, sehingga pengguna memperoleh informasi mengenai keadaan perairan secara lebih praktis.
“Selain memonitor kualitas air, robot ini juga mampu memberikan pakan ikan secara otomatis berdasarkan pengaturan waktu, jumlah, dan berat ikan. Kondisi air dapat dipantau melalui aplikasi Android secara real-time. Harapannya, inovasi ini dapat menjadi solusi teknologi yang bermanfaat bagi pengembangan budidaya perikanan,” imbuhnya.
Inovasi tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran robotika di sekolah tidak berhenti pada penguasaan teori dan keterampilan teknis. Melalui kreativitas dan pemanfaatan teknologi, siswa didorong untuk menciptakan karya yang memiliki nilai guna dan menjawab persoalan nyata di masyarakat.
Bersaing dengan Lebih dari 100 Peserta Nasional
Olimpiade TIK dan Informatika Nasional (OTN) 8 Tahun 2026 menghadirkan sejumlah cabang kompetisi yang dirancang untuk mengasah kemampuan, kreativitas, serta penguasaan teknologi generasi muda.
Lima cabang lomba utama yang dipertandingkan meliputi OTN Coding atau pembuatan game, OTN Cerdas Cermat Informatika, OTN Film Pendek, OTN Robotic, serta OTN E-Sport Mobile Legends.
Khusus kompetisi OTN Robotic yang berlangsung pada Sabtu (31/10/2026), lebih dari 100 peserta turut ambil bagian. Persaingan tersebut menjadi tantangan bagi setiap tim untuk menunjukkan kemampuan teknis, kreativitas, dan inovasi terbaik.
Tim Robocorner Spensaba yang berhasil mengharumkan nama Banyuwangi terdiri dari tiga siswa, yakni Ilhamka Cahya Al Kholidi dari kelas 9A, Bagus Arrohman Prasetyo dari kelas 9I, serta Bagas Rafif Pratama dari kelas 9E.
Ketiganya tampil membawa nama SMP Negeri 1 Banyuwangi dengan dukungan Dani Daneswara selaku pembina Tim Robocorner dan Agus Harianto, S.Pd., sebagai guru pendamping.
Guru Pendamping: Prestasi Lahir dari Kerja Keras dan Kekompakan
Guru pendamping Tim Robocorner, Agus Harianto, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas keberhasilan para siswa dalam meraih Juara 1 Inovasi Terbaik di tingkat nasional.
Saat dikonfirmasi BRATAPOS.com melalui pesan WhatsApp, Minggu (1/11/2026) petang, Agus menyampaikan bahwa prestasi tersebut merupakan buah dari proses panjang yang melibatkan kerja keras, semangat belajar, kreativitas, dan kolaborasi.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian luar biasa anak-anak Robocorner SMPN 1 Banyuwangi. Prestasi ini tentu bukan diraih secara instan, melainkan melalui proses belajar, persiapan, kerja keras, dan kolaborasi yang baik. Kami berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa, untuk terus berani berinovasi dan mengembangkan kemampuan di bidang teknologi,” ungkap Agus.
Menurutnya, kompetisi robotik bukan semata-mata tentang mengejar kemenangan atau mendapatkan penghargaan. Lebih dari itu, ajang tersebut menjadi sarana pembelajaran yang membentuk karakter dan kemampuan siswa dalam berpikir kritis, memecahkan masalah, mengembangkan kreativitas, serta membangun kerja sama tim.
Agus juga menegaskan bahwa keberhasilan para siswa tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, terutama sekolah dan orang tua.
Dukungan Kepala Sekolah dan Orang Tua Menguatkan Perjuangan Siswa
Agus Harianto menjelaskan bahwa Kepala SMP Negeri 1 Banyuwangi, Ali Mustofa, S.Pd., M.Pd., turut memberikan motivasi dan doa sebelum para peserta diberangkatkan mengikuti kompetisi nasional.
"Dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi siswa dan pembina dalam menghadapi persaingan, sekaligus membawa nama baik sekolah dan Kabupaten Banyuwangi," katanya.
Antusiasme para wali murid juga menjadi bagian penting dalam keberhasilan Tim Robocorner. Sinergi antara siswa, guru, pihak sekolah, dan orang tua menunjukkan bahwa prestasi pendidikan tidak lahir dari perjuangan individu semata, tetapi melalui dukungan dan kolaborasi bersama.
"Kami berharap, capaian ini menjadi awal dari prestasi-prestasi berikutnya yang lebih besar dan membanggakan," harapnya.
Spensaba Dorong Generasi Muda Menguasai Teknologi
Keberhasilan Tim Robocorner meraih Juara 1 Inovasi Terbaik OTN 8 Tahun 2026 sekaligus memperkuat komitmen SMP Negeri 1 Banyuwangi dalam mengembangkan potensi peserta didik di bidang teknologi, informatika, robotika, kreativitas, dan inovasi.
Dani Daneswara menilai kesempatan belajar teknologi dan robotika di lingkungan sekolah menjadi bekal penting bagi generasi muda Indonesia, terutama dalam menghadapi perkembangan zaman dan memanfaatkan potensi kekayaan alam yang dimiliki bangsa.
Dengan semangat “The Great Place for Growing Up”, SMP Negeri 1 Banyuwangi diharapkan terus menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda yang unggul, kreatif, inovatif, dan mampu menghadirkan solusi melalui penguasaan teknologi.
Prestasi ini menjadi pesan penting bahwa pendidikan yang memberikan ruang bagi kreativitas dan inovasi mampu melahirkan generasi berdaya saing.
Dari Banyuwangi, Tim Robocorner Spensaba membuktikan bahwa karya pelajar daerah mampu tampil di tingkat nasional sekaligus membuka peluang bagi teknologi robotika untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan masa depan Indonesia. (rag/bp-bwi)