Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Warga Desa Duwet Meriahkan HUT ke-80 RI, Dengan Jalan Sehat dan Pertunjukan Reog Ponorogo

Magetan || Bratapos.com - Semangat kebersamaan dan rasa syukur atas kemerdekaan tampak nyata dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Desa (Pemdes) Duwet, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Minggu (24/8/2025). Rangkaian kegiatan yang dikemas meriah melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari jalan sehat hingga pertunjukan kesenian tradisional Reog Ponorogo.

Sejak pagi, ratusan warga Desa Duwet berkumpul di balai desa untuk mengikuti jalan sehat yang dilepas langsung oleh Kepala Desa Duwet, Agung Sugiarno. Dengan penuh antusias, peserta berjalan menyusuri rute yang melewati jalan-jalan utama desa sambil sesekali menyapa warga lain di sepanjang jalur.

BACA JUGA : DPRD Buru Paripurna KUA PPAS Tahun 2027 Bersama Pemda

Selain menyehatkan tubuh, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga. Banyak warga datang bersama keluarga, bahkan beberapa di antaranya membawa anak-anak untuk ikut merasakan suasana kebersamaan. Kehangatan interaksi antarwarga terlihat jelas, menambah semarak perayaan kemerdekaan.

Memasuki sore hari, suasana semakin meriah dengan penampilan seni tradisional Reog Ponorogo. Empat Dadak Merak tampil gagah, memukau penonton yang memadati lokasi acara. Dentuman kendang, tabuhan gamelan, serta atraksi para warok dan jathil membuat masyarakat bersorak kagum.

Kehadiran Reog bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi simbol pelestarian budaya lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi. Anak-anak tampak bersemangat menonton pertunjukan, sementara orang tua merasa bangga tradisi ini tetap hidup di tengah masyarakat.

Dalam keterangannya, Kepala Desa Duwet, Agung Sugiarno, menyampaikan rasa syukur sekaligus bangga atas partisipasi masyarakat. Ia menekankan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya perayaan, tetapi juga momentum penting untuk memperkokoh persatuan serta menumbuhkan semangat gotong royong.

“Saya bangga dengan antusiasme warga Desa Duwet. Jalan sehat hingga pertunjukan Reog ini adalah wujud kebersamaan dan rasa syukur kita atas kemerdekaan. Kegiatan semacam ini bukan hanya hiburan, melainkan pengingat bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan para pendahulu,” ujarnya.

Agung juga menambahkan, bahwa perjuangan para pahlawan harus diteruskan melalui langkah nyata dalam membangun desa.

“Tugas kita adalah melanjutkan perjuangan itu dengan menjaga persatuan dan membangun desa agar lebih maju. Saya berharap semangat kebersamaan yang kita rasakan hari ini tidak berhenti di momen perayaan saja, tetapi terus hidup dalam keseharian. Dengan gotong royong, Desa Duwet akan mampu menghadapi berbagai tantangan dan melangkah menuju masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Acara peringatan HUT ke-80 RI di Desa Duwet ditutup dengan suasana penuh keceriaan. Masyarakat yang hadir tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga merasakan kehangatan kebersamaan dan nilai-nilai kebudayaan yang tetap dijaga.

Momentum tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya tentang mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, melestarikan tradisi, serta menguatkan semangat persatuan demi kemajuan desa.

 

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Warga Binaan Lapas Banyuwangi Tetap Raih Pendidikan, Disiapkan Jadi SDM Tangguh Pasca-Bebas
Next Article
Sambut HUT ke-77, Polwan Polres Sumenep Donor Darah

Related to this topic:

Be the first to write a comment.