Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Antisipasi "Battle Sound" Jelang Lebaran, Polresta Banyuwangi Perketat Akses Masuk.!!

BANYUWANGI || Bratapos.com – Polresta Banyuwangi memperketat akses masuk menuju wilayah setempat. Alasan pengetatan ini adalah untuk mencegah aktivitas Battle Sound System di Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi.

BACA JUGA : Leadership Dwi Chandra Budiman Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif di Banten Tangerang POS AWARDS 2026

Hasilnya polisi yang berjaga di Pos Pengamanan Kalibaru, berhasil menghadang sebuah Truk Fuso dengan Nopol P 9816 VG yang  membawa muatan seperangkat sound system, pada Sabtu (06/04/2024).

Armada Truk yang diketahui berasal dari Jember itu, berencana menuju Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar. Rencananya mereka akan mengikuti Battle Sound.

"Pengemudi kami beri imbauan dan selanjutnya kami minta putar balik kembali ke daerah asal," kata Kapolsek Kalibaru, Iptu Yaman Adinata.

Polresta Banyuwangi bahkan telah mengeluarkan imbuan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas berlebihan selama malam takbir.

Kapolresta Banyuwang Kombes Pol Nanang Haryono menjelaskan, maksud dari aktivitas berlebihan itu diantaranya seperti membakar petasan, konvoi sepeda motor brong, takbiran menggunakan pengeras suara berlebihan.

"Sudah tidak zamannya lagi membakar petasan, konvoi sepeda motor brong, takbiran menggunakan pengeras suara berlebihan," tegas Kapolresta Banyuwangi.

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat. Selain itu, membakar petasan dan konvoi motor brong juga berpotensi menimbulkan kecelakaan.

"Mari sama-sama rayakan malam takbir Idhul Fitri 2024 dengan meramaikan di tempat ibadah (Masjid/Musholla) atau pun berkumpul bersama keluarga," ajaknya.

Pihak kepolisian juga meminta agar warga mengisi kegiatan malam takbir dengan hal-hal yang positif dan menjauhi minuman keras (miras) serta narkoba.

"Jangan sampai perayaan Idhul Fitri ternoda dengan aksi-aksi yang tidak terpuji," ujar Kombespol Nanang.

Bagi masyarakat yang merasa terancam ataupun terganggu, bisa segera melapor ke pihak berwajib melalui layanan Call Center 110.

Inovasi Call Center 110 yang baru diluncurkan Polresta Banyuwangi ini bertujuan untuk memberantas premanisme.

"Call Center 110 selalu siaga, responsif, cepat tanggap. Kami siap melayani 24 jam. Dan siap menerima laporan masyarakat dan membuat preman menjadi pensiun," pungkasnya.

Pewarta : Ruslan AG
Editor/Publisher : Shelor

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Membandel Langgar SKB dan Timbulkan Kemacetan, 327 Unit Truk Besar ‘Dikandangkan’
Next Article
Irwasda Polda Jateng dan Kabid Humas Cek Pos Sinergitas Operasi Ketupat Candi di Alun-alun Blora

Related to this topic:

Be the first to write a comment.