Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Dinas PU CKPP Banyuwangi Rutin Lakukan Penyiraman Tanaman, Jaga Kota Tetap Hijau dan Asri

BANYUWANGI || Bratapos.com – Upaya menjaga keindahan sekaligus keberlanjutan ruang publik terus digencarkan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan, dan Permukiman (PU CKPP) Kabupaten Banyuwangi. Melalui Bidang Penataan Ruang (Taru), jajaran dinas tersebut melaksanakan kegiatan rutin penyiraman tanaman di berbagai titik kota, Jumat (29/8/2025) pagi.

Kegiatan ini difokuskan pada median jalan, taman kota, serta ruang terbuka hijau lainnya yang menjadi wajah sekaligus paru-paru kota. Penyiraman dilakukan secara berkala dengan menggunakan armada khusus agar tanaman tetap tumbuh subur, hijau, dan asri.

BACA JUGA : Jelang Meras Kuntulan 2026, Kertosari Banyuwangi Matangkan Festival Kebangkitan Seni Tradisi

Plt. Kepala Dinas PU CKPP Banyuwangi, Dr. Suyanto Waspo Tondo Wicaksono, menegaskan bahwa pemeliharaan tanaman bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari strategi penataan kota berkelanjutan.

“Tanaman yang sehat dan terawat akan memberi dampak positif bagi kualitas udara, mengurangi polusi, serta menciptakan kenyamanan visual bagi masyarakat. Inilah yang kami maksud sebagai investasi jangka panjang dalam tata ruang Banyuwangi,” ujar pria yang akrab disapa yayan itu.

Sementara itu, Kepala Bidang Penataan Ruang, Ir. Bayu Hadiyanto, ST., M.Si., menambahkan bahwa program pemeliharaan ruang publik, termasuk penyiraman tanaman, juga berkontribusi pada ketahanan lingkungan menghadapi perubahan iklim.

“Tanaman yang terawat berfungsi sebagai peneduh, penyerap air, dan pengendali suhu mikro di kawasan perkotaan. Selain itu, ruang terbuka hijau yang asri juga menjadi sarana rekreasi masyarakat sekaligus memperkuat identitas kota Banyuwangi sebagai kota hijau,” jelas Bayu.

Tak hanya sekadar menyiram, petugas juga melakukan pemangkasan, pemupukan, serta pengawasan kondisi tanaman agar tidak mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Dengan demikian, estetika kota tetap terjaga sekaligus memberikan manfaat ekologis bagi lingkungan. Semua itu dilakukan agar tanaman tidak hanya sekadar tumbuh, tetapi juga memberikan keindahan dan kenyamanan maksimal bagi warga.

Di sisi lain, masyarakat merasakan langsung manfaat dari upaya ini. Siti Aminah (34), seorang warga yang rutin berolahraga di Taman Patung Kuda, mengaku senang melihat tanaman kota semakin terawat.

“Kalau taman dan median jalan rapi, kami jadi lebih nyaman olahraga pagi. Udara juga lebih segar, apalagi kalau pohonnya rindang. Rasanya seperti punya paru-paru kota yang benar-benar hidup,” ungkapnya.

Hal serupa dirasakan Budi Santoso (45), pengendara motor asal Kecamatan Rogojampi, yang kerap melintas di kawasan kota.

“Kalau median jalan penuh bunga dan hijau, perjalanan terasa lebih tenang. Tidak hanya enak dilihat, tapi juga bikin suasana jalan lebih teduh,” katanya.

Bagi masyarakat, ruang terbuka hijau bukan hanya memperindah kota, melainkan juga ruang interaksi sosial. Taman kota yang rindang menjadi tempat warga berolahraga, bersantai, hingga sekadar menikmati udara segar setelah seharian beraktivitas. Kehadiran tanaman yang asri pun memberi efek psikologis menenangkan, sesuatu yang semakin dibutuhkan di tengah kesibukan perkotaan.

Pemerintah daerah pun mengajak masyarakat ikut serta menjaga fasilitas umum, terutama dengan tidak merusak tanaman serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya ruang terbuka hijau.

Langkah konsisten Dinas PU CKPP Banyuwangi ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan kota yang tidak hanya maju dalam pembangunan fisik, tetapi juga sehat, nyaman, dan ramah lingkungan bagi seluruh warganya. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Penasehat Hukum Terdakwa Resa Andrianto: Dakwaan Jaksa Tidak Cermat, Tidak Lengkap Kabur Dan Tidak Jelas
Next Article
Polresta Banyuwangi Gelar Shalat Ghaib untuk Pengemudi Ojol Korban Tragedi Unjuk Rasa di Jakarta

Related to this topic:

Be the first to write a comment.