Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Hanya Butuh Waktu 24 Jam, Pelaku Begal Yang Sempat Gemparkan Warga Hendrosari Diringkus Unit Reskrim Polsek Menganti

GRESIK || Bratapos.com. Tim Unit Reskrim Polsek Menganti yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Menganti Aiptu Tri Widodo bergarak cepat mengungkap kasus pembegalan terhadap seorang ojek online (ojol) yang terjadi di area persawahan jalan kavlingan Dusun Hendrosalam, Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada hari Rabu 20 Mei 2026 sekira jam 21.00 Wib lalu.

Hanya butuh waktu 24 jam, Polsek Menganti berhasil meringkus pelaku pembegalan yakni Rohan 32 tahun warga Dusun Lenande RT.01 RW.01 Desa Banjartabulu, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur. Pelaku ditangkap di persembunyiannya di daerah Kenjeran Surabaya sekitar jam 19.00 wib bersama barang bukti 1 unit sepeda motor Honda scopy warna hitam No Pol : L 6838 CAF.

BACA JUGA : Oknum ASN Gresik Mulai Jalani Sidang, Buntut Cek Cok Dengan Rekan Kerjanya

Kini tersangka harus meringkuk di sel tahanan penjara Polsek Menganti. "Tersangka dikenakan pasal 479 ayat (1), ayat (2) huruf a KUHP. Modusnya berpura-pura menjadi penumpang ojek online. Lalu memukul korban (driver ojek online) dengan pipa besi kecil (panjang 0,5 m) kemudian membawa motor korban," tegas Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman, Jumat 22 Mei 2026.

Diberitakan sebelumnya, awal mulanya, sekitar jam 19.30 Wib korban Andy Sebastian Zainin 29 tahun seorang driver ojek online warga Tambak Gringsing Baru 3/5/2-C RT 11 RW 13 Kelurahan Tanjung Perak Kecamatan Pabean Cantikan Kota Surabaya, menerima order melalui aplikasi indrive di hpnya, di Tanjung Perak dengan tujuan ke Dusun Hendrosalam. Pada saat dalam perjalanan korban tidak merasa curiga, namun saat sampai di lokasi tujuan masuk kearah jalan sepi dan gelap gulita, korban baru curiga.

Pelaku beralasan pergi ke rumah temannya namun saat tiba di lokasi pelaku telpon temannya, namun tidak bisa, sehingga korban diajak mondar mandir di jalan kaplingan. Saat masih di atas sepeda motor dan berhenti, tiba-tiba kepala belakang korban di pukul dari belakang dengan kayu sampai korban jatuh dan sepeda motor korban juga roboh namun mesin masih menyala.

Tidak cukup disitu, pada saat korban jatuh kemudian korban berlari ke persawahan yang ada tanaman padi. Namun korban terus dikejar oleh pelaku untuk meminta remot sepeda motor korban sambil mengacungkan sebuah kayu dan seperti mengambil sesuatu dari balik bajunya. Korban terus menyelamatkan diri dan berlari ke barat untuk minta tolong warga sampai korban di tolong warga sekitar.

Korban melihat di lokasi kejadian sepeda motor korban sudah tidak ada. Atas kejadian tersebut tubuh korban mengalami luka yaitu lengan tangan kanan bengkak karena buat menangkis saat pelaku memukul korban, lutut lecet karena jatuh di kejar pelaku, leher korban bagian belakang terasa sakit namun tidak tahu apakah ada bekas luka atau tidak, kemudian petugas Polsek Menganti datang membawa korban ke Polsek Menganti untuk membuat laporan.

Pewarta Jamal Sintaru

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Tasyakuran Jembatan Perintis Garuda Songgon, Bukti TNI Hadir Bangun Masa Depan Desa
Next Article
Polemik PT JPC Meluas, Kini Izin Usaha Pengelolaan Parkir Dipertanyakan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.