Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Kondisi Memprihatinkan, SLB Pancaran Kasih Kedungrejo Butuh Perhatian Pemerintah

MADIUN || Bratapos.com - Kepala Sekolah SLB Pancaran Kasih Kedungrejo, Saiful Arifin, S.Pd., mengapresiasi perhatian Kepala Desa Kedungrejo, Suyadi, terhadap kondisi sarana dan prasarana sekolah yang dinilai masih belum layak untuk kegiatan belajar-mengajar bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Menurut Saiful Arifin, bangunan yang saat ini digunakan sebagai tempat belajar masih dalam kondisi memprihatinkan. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti status kepemilikan tanah dan bangunan tersebut, karena selama ini pihak sekolah hanya meminjam tempat tersebut.

BACA JUGA : Grib Jaya Desak Dinas Perdagkum Ponorogo Untuk Tindak Tegas Koperasi Bodong

“Kami berharap ada perhatian dari Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Desa terhadap keberadaan SLB Pancaran Kasih Kedungrejo. Sekolah kami menaungi anak-anak berkebutuhan khusus yang tentu memerlukan fasilitas pendidikan yang memadai. Namun, karena SLB berada di bawah naungan pemerintah provinsi, kami sering bingung harus mengadu ke mana terkait kondisi sekolah ini,” ungkapnya kepada Bratapos.com pada Senin (10/3/2025) saat di konfirmasi via WhatsApp.

Lebih lanjut, Saiful Arifin juga menjelaskan selain kondisi bangunan yang kurang layak, ia juga menyoroti keterbatasan anggaran yang menjadi kendala utama. Saat ini, SLB Pancaran Kasih Kedungrejo tidak mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah karena statusnya sebagai lembaga swasta.

Oleh karena itu, ia berharap ada perhatian lebih dari Pemerintah Daerah maupun dinas terkait untuk membantu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah. 

"Harapan kami, dengan fasilitas yang lebih memadai, proses belajar-mengajar bagi anak-anak berkebutuhan khusus di sekolah tersebut bisa berjalan dengan lebih baik," tambahnya.

Selain itu, mengingat kondisi sekolah yang sangat memprihatinkan, Saiful Arifin berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk membantu perbaikan fasilitas. 

"Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya pendidikan inklusif, dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat mewujudkan lingkungan belajar yang layak dan nyaman bagi anak-anak berkebutuhan khusus di SLB Pancaran Kasih Kedungrejo," jelasnya.

Sri Utami, salah satu wali murid kelas 7 yang merupakan warga setempat, mengungkapkan harapannya agar fasilitas belajar di sekolah anaknya segera diperbaiki demi kenyamanan para siswa.

"Sebagai orang tua, kami sangat berharap sarana dan prasarana sekolah diperbaiki agar anak-anak bisa belajar dengan nyaman tanpa rasa khawatir. Jika lingkungan belajar mereka aman dan nyaman, tentu kami juga merasa lebih tenang dan senang melihat mereka belajar dengan baik," terangnya dengan penuh harap.

Untuk diketahui, SLB Pancaran Kasih Kedungrejo berlokasi di Desa Kedungrejo, merupakan kelas jauhnya dari SLB Pancaran Kasih yang berinduk di Jl. Pepaya No. 30, Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan. Sekolah ini melayani anak-anak dengan berbagai kebutuhan khusus, seperti tunarungu, tunagrahita, tunanetra, autisme, dan tunadaksa. [Jhon Mongaz]

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Wabub Sumenep Minta ASN Jangan Melalaikan Kewajiban Selama Ramadhan
Next Article
KA Kertanegara Tertemper Truk di Kediri, KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Pentingnya Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Related to this topic:

Be the first to write a comment.