Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Pangdam IV/Diponegoro Dampingi Presiden RI Tinjau Lokasi Terdampak Banjir di Kabupaten Demak

DEMAK || Bratapos.com - Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., bersama Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen. Pol. (Purn.) Drs. Nana Sudjana, M.M., dan Kapolda Jawa Tengah Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.St.Mk., S.H. mendampingi Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo melakukan tinjauan langsung ke lokasi terdampak banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Jumat (22/03/2024).

BACA JUGA : Polsek Tempursari Wujudkan Kepedulian, Hadiri Khitan Massal BAZNAS Lumajang untuk Masyarakat

Presiden Jokowi, didampingi oleh Pangdam IV/Diponegoro dan pejabat lainnya, melakukan peninjauan langsung di beberapa titik terdampak banjir di Kabupaten Demak. Beliau secara langsung berdialog dengan warga setempat serta petugas penanggulangan bencana untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang situasi terkini.

Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Inf Richard Harison, S.I.P. mengungkapkan bahwa Kodam IV/Diponegoro berkomitmen untuk memberikan bantuan dan dukungan penuh dalam upaya penanganan dampak bencana tersebut.

"Kami selalu siap memberikan bantuan setiap saat dan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir," ungkapnya.

Kunjungan ke lokasi terdampak banjir di Kabupaten Demak ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani bencana alam serta memberikan dukungan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Langkah-langkah konkret untuk rehabilitasi dan rekonstruksi daerah terdampak banjir juga telah dipersiapkan untuk memastikan pemulihan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

BNPB menyatakan bahwa kondisi banjir di Kabupaten Demak semakin memburuk setelah enam tanggul pembatas aliran sungai di daerah tersebut jebol. Akibatnya, sebanyak 24.436 warga Kabupaten Demak masih terpaksa mengungsi karena rumah mereka masih terendam banjir.

“Kodam IV/Diponegoro bersama dengan instansi terkait, berkomitmen dalam mengatasi dampak buruk yang ditimbulkan oleh bencana alam ini,” pungkas Kapendam. (Arifin)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Istri Sekdes Sidonganti Tuban,Surati Kapolri dan Presiden Untuk Menuntut Keadilan
Next Article
Jalan Semakin Hancur Parah, Mobil Muatan Batubara di Hadang Massa

Related to this topic:

Be the first to write a comment.