Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Puncak Arus Mudik Diprediksi Sabtu dan Minggu, Bandara Banyuwangi Mulai Dipadati Penumpang

BANYUWANGI || Bratapos.com – Memasuki arus mudik Lebaran, peningkatan penumpang di Bandara Internasional Banyuwangi telah terlihat. Puncak arus mudik di Bandara Banyuwangi diprediksi pada hari ini, Sabtu (06/04/2024) dan Minggu (07/04/2024).

BACA JUGA : Leadership Dwi Chandra Budiman Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif di Banten Tangerang POS AWARDS 2026

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, meninjau langsung kesiapan Bandara Banyuwangi menyambut pemudik, pada Sabtu (06/04/2024). Turut mendampingi Menko PMK, Sekretaris Daerah Banyuwangi, Mujiono.

Muhajir tiba di Bandara Banyuwangi mengenakan helikopter. Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang tersebut berkeliling mengecek berbagai fasilitas mulai dari pemberangkatan, kedatangan, dan berbagai fasilitas lainnya.

Menko PMK menilai, Bandara Banyuwangi sangat siap untuk melaksanakan arus mudik dan arus balik lebaran.

"Bandara Banyuwangi sangat bagus, desainnya bagus, ramah lingkungan, dan hemat energi," kata Muhajir.

"Bandara Banyuwangi sangat layak dijadikan rujukan daerah-daerah yang sedang bergairah membangun bandara," tambah Muhajir.

Sementara Eksekutif General Manager (EGM) Bandara Internasional Banyuwangi, Johan Seno Acton, mengatakan persiapan arus mudik telah dilaksanakan sejak jauh hari.

"Di sisi darat, pengecekan telah dilakukan di area checkin counter, boarding lounge, area komersial, dan pemeriksaan keamanan," kata Johan.

Sementara untuk pengecekan sisi udara, meliputi pengecekan fasilitas visual aid (alat bantu pendaratan), runway, taxiway, dan apron. Bandara Banyuwangi juga telah siap apabila dilaksanakan penerbangan malam, terutama apabila terjadi delay.

“Tidak ada penerbangan malam. Namun apabila ada sesuatu yang mengharuskan ada penerbangan malam kami siap,” ungkapnya.

Untuk jumlah penumpang yang datang maupun berangkat dari Bandara Banyuwangi sejak masa angkutan Lebaran mulai H-7 hingga H-4 April, mencapai 2.071 orang.

“Jumlah penumpang pada periode yang sama dibanding Lebaran tahun 2023 lalu, ada peningkatan 18 persen. Kami prediksi untuk arus mudik di Bandara Banyuwangi puncaknya, Sabtu dan Minggu, atau H-4 dan H-3 lebaran,” jelas Johan.

Okupansi rata-rata pesawat dari Jakarta tujuan Banyuwangi hampir menyentuh 100 persen dalam beberapa hari terakhir. Tiket rute tujuan yang sama untuk jadwal beberapa hari ke depan juga telah banyak yang habis.

"Biasanya penerbangan dari Jakarta rata-rata okupansinya 70 hingga 80 persen. Untuk beberapa hari terakhir full seat semua," ujarnya.

Selama arus mudik, sejak 3 April lalu, sejumlah maskapai penerbangan menambah frekuensi penerbangannya ke Banyuwangi. Untuk rute Jakarta – Banyuwangi pulang pergi (PP) terdapat tambahan penerbangan menjadi 2 kali dalam sehari.

Dengan demikian rute Jakarta – Banyuwangi (PP) dilayani 3 maskapai, yakni Super Air Jet, Citilink, dan Batik Air.

Tambahan penerbangan tidak hanya rute Jakarta – Banyuwangi, namun juga Surabaya menuju Banyuwangi PP dilayani tiap hari oleh maskapai Wings Air.

Pewarta : Ruslan AG
Editor/Publisher : Shelor

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Polres Grobogan Siagakan Pos SAR Air di Waduk Kedung Ombo untuk Libur Lebaran 2024
Next Article
Kepala Desa Bagikan BLT Tahap 1 Sebanyak 53 KPM

Related to this topic:

Be the first to write a comment.