Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Refleksi Maulid Nabi Dalam Kehidupan Sehari-Hari : Rasulullah Sebagai Teladan dalam Menegakkan Hukum yang Adil

KOMENTAR 1086

 

 

BACA JUGA : PERSADIN NTB Ucapkan Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Semangat Persatuan untuk Indonesia yang Maju dan Jaya

 

NTB||bratapos.com--Di antara ungkapan umat muslim dalam menyambut hari kelahiran Nabi tercinta, Nabi besar Muhammad SAW. Berbagai lantunan sholawat dan puji-pujian dipanjatkan kepada sang pembawa perubahan zaman.

Kelahiran Nabi mampu membawa manusia dari zaman kegelapan, menuju zaman terang benderang. Artinya, Nabi membawa misi perubahan, yaitu merubah akhlak yang dulunya buruk menjadi akhlak yang baik.

Hal itu, selaras dengan hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori, bahwa “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang baik”. Akhlak yang baik menjadi kunci kesuksesan seseorang, bahkan akhlak lebih tinggi dari pada ilmu. 

Hal demikian, berpedoman pada petuah Habib Umar bin Hafidz bahwa, “Orang yang tinggi akhlaknya, tetapi rendah ilmunya, lebih baik dari pada orang yang memiliki banyak ilmu tapi tidak memiliki akhlak”.

Misi Nabi tersebut, harus diteruskan oleh seluruh umat muslim sepanjang zaman, yaitu dengan menjadikan akhlak yang baik atau tawadlu sebagai pedoman hidup. Artinya dengan menjadikan tawadlu sebagai pedoman hidup, akan menjadi kekuatan tersendiri pada diri kita untuk seluruh alam.

Semoga dengan peringatan Maulid Nabi ini, menjadi pengingat untuk tetap menjalankan ajarannya dalam berkehidupan sehari-hari. 

"Maulid Nabi adalah momentum untuk menumbuhkan cinta kepada Rasulullah SAW. Mari jadikan ajarannya sebagai pedoman hidup menuju keberkahan, dan  semoga kita mampu meneladani sifat jujur, amanah, tabligh, dan fathanah beliau.

Ya Rasulullah, shalawat dan salam tercurah untukmu. Semoga kita menjadi umat yang senantiasa diridhoi Allah. Amin.....(***)

 

 

 

 

 

 

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Tradisi Endhog-Endhogan, Cara Unik Warga Banyuwangi Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW
Next Article
BEC dan ITdBI Dongkrak Ekonomi Banyuwangi: Wisata Melejit, UMKM Kebanjiran Rezeki

Related to this topic:

Be the first to write a comment.