Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Rumah Nenek 90 Tahun di Ponorogo Roboh, Dua Orang Luka-Luka

Ponorogo || Bratapos.com - Musibah rumah roboh terjadi di Dukuh Sidorejo, Desa Sedah, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo pada Kamis dini hari (28/8/2025) sekitar pukul 02.00 WIB. Rumah tersebut milik Nenek Siti Maimunah (90), seorang warga setempat.

Bangunan rumah yang sudah berusia puluhan tahun tersebut ambruk secara tiba-tiba. Berdasarkan keterangan Babinsa Desa Sedah, Sertu Budi Supriyanto, rumah tersebut memang telah lama tidak layak huni karena kondisi tembok yang terbuat dari tanah serta kayu penyangga yang banyak mengalami pelapukan.

BACA JUGA : Pengadaan Empat Paket Pekerjaan Konstruksi di Kecamatan Porong Dilakukan Satu Pintu

“Rumah korban memang sudah sangat tua, dinding dari tanah serta kayu-kayu penopang sudah lapuk. Sebenarnya pihak keluarga sudah sering mengingatkan dan mengajak beliau tinggal bersama anaknya. Namun, korban bersikukuh untuk tetap menempati rumah tersebut,” ungkap Sertu Budi saat dikonfirmasi.

Meski robohnya bangunan sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar, beruntung peristiwa ini tidak menelan korban jiwa. Namun, Nenek Siti Maimunah mengalami luka di bagian kedua kakinya. Selain itu, Fatkurroji (67), warga yang berusaha menolong saat kejadian, juga menderita retak di telapak kaki.

Pascakejadian, aparat TNI dari Koramil 0802/02 Jenangan bersama perangkat desa, Bhabinkamtibmas, serta warga sekitar langsung melakukan evakuasi dan kerja bakti membersihkan puing-puing bangunan. 

“Alhamdulillah, berkat gotong royong semua pihak, pembersihan selesai dalam waktu satu hari,” tambah Sertu Budi.

Untuk sementara, barang-barang milik korban telah diamankan di rumah anaknya yang terletak tepat di samping lokasi kejadian. Nenek Siti Maimunah pun kini diputuskan tinggal bersama anaknya untuk mendapatkan perawatan dan perhatian lebih.

Atas peristiwa ini, diperkirakan kerugian materiil yang dialami korban mencapai sekitar Rp50 juta.

 

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Penguatan Polsuspas, Polda Jatim Bekali Petugas Lapas Banyuwangi dengan Strategi Keamanan dan Intelijen
Next Article
Ratusan Warga Kepung Balai Desa Dempelan, Desak Bendahara Mundur Total karena Dugaan Salah Kelola Dana Desa

Related to this topic:

Be the first to write a comment.