Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Pembangunan Tembok Penahan di Sungai Bribis Desa Dempelan Resmi Dimulai, Warga Sambut dengan Antusias

Madiun || Bratapos.com - Pembangunan tembok penahan di sepanjang aliran Sungai Bribis, Desa Dempelan, resmi dimulai pada Senin (17/11/2025). Proyek tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Madiun dalam mengatasi ancaman erosi bantaran sungai sekaligus meminimalkan risiko banjir yang selama ini menjadi kekhawatiran warga saat musim penghujan tiba.

Sejak pagi, kawasan sekitar lokasi pembangunan tampak ramai dipadati aktivitas pekerja konstruksi. Mereka mulai melakukan penataan pondasi pada beberapa titik yang selama ini dikenal rawan longsor. Kedatangan alat berat serta material bangunan sejak awal pekan menegaskan keseriusan pemerintah dalam menuntaskan permasalahan yang telah lama dirasakan masyarakat.

BACA JUGA : Kopassus Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Dukung Pengembangan Budidaya Jagung di Banyuwangi

Pj Kepala Desa Dempelan, Nurul Lishartati, menyampaikan bahwa pembangunan tembok penahan sungai merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur keselamatan lingkungan desa.

“Dalam beberapa waktu terakhir, aliran Sungai Bribis menunjukkan peningkatan debit yang cukup mengkhawatirkan. Beberapa titik bantaran mengalami pengikisan yang berpotensi membahayakan rumah warga. Karena itu, pembangunan tembok penahan ini menjadi kebutuhan yang sangat mendesak,” jelasnya.

Warga yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Bribis pun menyambut baik dimulainya proyek ini. Banyak di antara mereka sebelumnya selalu merasa cemas saat hujan deras mengguyur karena air sungai kerap meluap dan menggerus lahan mereka.

“Setiap musim penghujan kami selalu was-was. Dengan adanya pembangunan ini, semoga lingkungan kami lebih aman dan tidak terjadi banjir lagi,” ujar Mbah Rebo, salah satu warga setempat.

Selain untuk menahan longsor dan mencegah banjir, pembangunan tembok tersebut diharapkan dapat membantu menata aliran air sungai agar lebih stabil serta menjaga ekosistem di sekitarnya. Dinas PUPR Kabupaten Madiun menargetkan proyek ini selesai tepat waktu, meski tetap menyesuaikan dengan kondisi cuaca dan situasi lapangan.

Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat Desa Dempelan berharap agar lingkungan mereka menjadi lebih tertata, aman, dan nyaman untuk jangka panjang. Proyek ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas infrastruktur serta mendukung terwujudnya Kabupaten Madiun yang bersih, sehat, dan sejahtera.(Warno Jgr)

 

 

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Rider Latvia Juara, Banyuwangi Tegaskan Kualitas Sirkuit BMX Kelas Dunia
Next Article
Melalui Polantas Menyapa Satlantas Polres Sumenep Sosialisasikan Pengambilan BPKB

Related to this topic:

Be the first to write a comment.