Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Rapat Penilaian Aksi Konvergensi Stunting Tahun 2023 di Pimpin Oleh Wakil Bupati Grobogan

GROBOGAN||Bratapos.com - Wakil Bupati Grobogan dr. Bambang Pujiyanto M. Kes pimpin rapat persiapan paparan penilaian kinerja pelaksanaan aksi konvergensi stunting kabupaten Grobogan tahun 2023. Rabu (29/5/2024)

BACA JUGA : Delegasi Argentina Terpukau Hutan Banyuwangi: Suara Adzan di Tengah Rimba Jadi Pengalaman Spiritual

  Dalam kegiatan rapat yang dilaksanakan di ruang rapat Bupati Sekda Grobogan Anang Armunanto, S. Sos M. Si mendampingi langsung Wakil Bupati Grobogan.   Dalam keterangannya Anang Armunanto menyampaikan bahwa Konvergensi Pencegahan Stunting adalah intervensi yang dilakukan secara terkoordinir, terpadu, dan bersama – sama serta mensasar kepada kelompok sasaran prioritas yang ada di desa untuk mencegah stunting.   Sedangkan sasaran penilaian kinerja pelaksana aksi konvergensi stunting meliput 8 aksi konvergensi yaitu aksi analisis situasi, penyusunan rencana kerja kegiatan untuk meningkatkan pelaksanaan integrasi intervensi gizi, rembuk stunting, adanya peraturan Bupati/Walikota tentang peran desa, system managemen data stunting, pengukuran dan publikasi stunting dan terakhir review kinerja.   Hal sama juga di sampaikan oleh Wakil Bupati Grobogan stunting dapat dicegah dengan cara memberikan ASI eksklusif pada bayi hingga berusia 6 bulan. Memantau perkembangan anak dan membawa ke posyandu secara berkala. Mengkonsumsi secara rutin Tablet tambah Darah (TTD) Memberikan MPASI yang begizi dan kaya protein hewani untuk bayi yang berusia diatas 6 bulan.   ” Pelaksanaan percepatan penurunan stunting meliputi kelompok sasaran yaitu remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak berusia 0 (nol) – 59 (lima puluh sembilan) bulan.” Jelas Wakil Bupati Grobogan.   Prestasi ini tidak lepas dari upaya pemerintah daerah dalam menurunkan angka stunting melalui program 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Program 1000 HPK adalah program yang bertujuan untuk memberikan pengasuhan yang optimal kepada ibu hamil dan anak usia 0-2 tahun, yang merupakan periode emas dalam perkembangan anak.   Wakil Bupati Grobogan berharap rapat persiapan paparan penilaian kinerja pelaksana aksi konvergensi stunting kabupaten Grobogan tahun 2023 bisa membuahkan pemikiran serta hasil yang maksimal sehingga angka stunting pada tahun 2024 ini bisa menurun.
Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Apaaa Saja Kuliner Lokal Dari DIY Yang Masuk WBTb ya Lur? 
Next Article
Pelaku Pembacokan Terekam CCTV di Jl. R, Suprapto di Ringkus Satreskrim Polres Grobogan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.