Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Tak Kenal Waktu, TNI dan Warga Lembur Bangun Jembatan Perintis Garuda Merah Putih di Banyuwangi

BANYUWANGI, BRATAPOS.com — Semangat pengabdian dan gotong royong kembali ditunjukkan TNI Angkatan Darat bersama masyarakat dalam percepatan pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih di Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi.

Meski malam telah larut, aktivitas pembangunan jembatan strategis tersebut tetap berlangsung. Pada Kamis malam (29/1/2026), personel Posramil 0825/24 Siliragung bersama anggota dari berbagai Koramil jajaran Kodim 0825/Banyuwangi melaksanakan karya bakti malam hari demi mengejar target penyelesaian.

BACA JUGA : Pemerintah Desa Pucangan Laksanakan Kegiatan Posyandu ILP Untuk Tingkatkan Kesehatan Balita Hingga Lansia

Sebanyak dua personel dari masing-masing 20 Koramil dan 4 Posramil diterjunkan secara bergantian. Mereka bekerja sejak petang hingga malam hari, bahu-membahu bersama warga setempat yang secara sukarela ikut membantu.

Di bawah penerangan lampu seadanya, TNI dan masyarakat melakukan berbagai pekerjaan, mulai dari pengangkutan material, penataan besi konstruksi, hingga pekerjaan teknis pendukung. Kondisi medan yang cukup menantang tidak menyurutkan semangat kebersamaan.

 

 

Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0825/Banyuwangi, Mayor Kav Suprapto, turun langsung ke lokasi untuk memantau jalannya karya bakti sekaligus memberikan motivasi kepada personel dan warga.

“Pekerjaan malam hari ini kami lakukan untuk memaksimalkan waktu, karena jembatan ini sangat vital bagi mobilitas masyarakat. TNI hadir untuk memastikan pembangunan berjalan cepat, tepat, dan memberi manfaat nyata bagi warga,” tegas Mayor Kav Suprapto di sela peninjauan.

Ia menambahkan, bahwa keterlibatan lintas Koramil serta partisipasi aktif masyarakat merupakan cerminan kuatnya sinergi TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan desa.

“Gotong royong seperti inilah yang menjadi kekuatan utama. Meski dengan keterbatasan, semangat kebersamaan tetap terjaga,” tambahnya.

 

 

Jembatan Perintis Garuda Merah Putih dirancang sebagai penghubung utama antara Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, dengan Desa Sambirejo, Kecamatan Bangorejo. Keberadaan jembatan ini sangat dinantikan warga, karena akan memangkas jarak tempuh dan memperlancar aktivitas sehari-hari.

"Selain mempercepat mobilitas, jembatan ini juga diharapkan mampu mendorong distribusi hasil pertanian, memperkuat konektivitas antar wilayah, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat pedesaan," pungkas Kasdim.

Karya bakti hingga malam hari ini, menjadi bukti konkret komitmen Kodim 0825/Banyuwangi dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan. Dengan pengerahan personel lintas satuan dan keterlibatan penuh masyarakat, pembangunan jembatan ditargetkan segera rampung dan dapat dimanfaatkan dalam waktu dekat.

Sinergi TNI dan rakyat kembali membuktikan bahwa pembangunan tidak hanya soal fisik, tetapi juga tentang soliditas, kepedulian, dan pengabdian tanpa batas waktu. (rag/bp-bwi)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Langkah Strategis TNI AD, "Batalyon Teritorial Pembangunan" Hadir di Purwoharjo Banyuwangi
Next Article
Lator Apter Triwulan I 2026, Kodim 0825/Banyuwangi Tingkatkan Profesionalisme Prajurit Teritorial

Related to this topic:

Be the first to write a comment.