Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Uang Nasabah Bank Mandiri Cabang Namlea Hilang dari Rekening, Kerugian Capai Rp 11,3 Juta

KOMENTAR 7816

Namlea, Bratapos.com — Seorang nasabah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Cabang Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, bernama Helmi Tauda (30) mengaku kehilangan dana sebesar Rp 11.384.106 dari rekeningnya. Peristiwa itu diketahui pada 6 November 2025, tak lama setelah keluarga Helmi mengirimkan uang ke rekeningnya.

Menurut Helmi, ketika ia melakukan pengecekan melalui aplikasi Livin’ by Mandiri, saldo rekeningnya hanya tersisa Rp 299.000.

BACA JUGA : Kopassus Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Dukung Pengembangan Budidaya Jagung di Banyuwangi

“Saat saya cek aplikasi, uangnya sudah tidak ada. Sisa saldo tinggal Rp 299 ribu,” ungkap Helmi.

Pengaduan ke Pegawai Bank dan Call Center

Helmi kemudian menghubungi temannya yang bekerja di Bank Mandiri Cabang Mako. Temannya tersebut meminta Helmi mengirimkan biodata sesuai identitas dan menyarankannya menghubungi Call Center Mandiri 14000.

Saat berkomunikasi dengan Call Center, Helmi mendapat pertanyaan apakah dirinya pernah mengajukan kredit. Helmi menegaskan tidak pernah melakukan kredit, namun ia memang pernah mengajukan berkas kredit pada 13 Januari 2025.

Meski berkas pengajuan kredit itu dibatalkan oleh Bank Mandiri Cabang Namlea karena alasan jarak tempat tinggal yang terlalu jauh, Helmi mengaku berkas fisik pengajuan kreditnya tidak pernah dikembalikan.

“Berkas itu sudah saya minta berulang kali, tapi tidak pernah dikembalikan sampai hari ini,” kata Helmi.

Ia juga menjelaskan bahwa proses pengajuan kredit sebelumnya dibantu oleh seorang karyawan atau sales Bank Mandiri bernama Rakil.

Pengaduan Resmi ke Bank Mandiri Cabang Namlea

Helmi kemudian membuat pengaduan resmi pada 10 November 2025 di Bank Mandiri Cabang Namlea melalui seorang pegawai bernama Ika. Menurut Helmi, pihak bank menyampaikan bahwa pengaduannya akan diteruskan ke bagian IT Mandiri untuk pengecekan lebih lanjut.

Saat proses pengecekan, pihak cabang meminta Helmi menghubungi Call Center LinkAja, namun dari keterangan LinkAja disebutkan tidak ada catatan transaksi kredit atas nama Helmi.

Informasi itu lalu disampaikan kembali kepada pegawai Bank Mandiri.

“Ibu Ika mengatakan nanti akan diinformasikan kembali karena pengaduan saya sudah diajukan ke Area Bank Mandiri,” ujar Helmi.

Helmi kembali mendatangi bank pada Senin (17/11/2025). Pihak Bank Mandiri Cabang Namlea menyampaikan bahwa pembuatan user laporan telah dikirim ke kantor area, dan hasil tindak lanjutnya akan diberitahukan dalam waktu sekitar tiga hari.

Nasabah Harapkan Kepastian

Helmi mengaku sangat dirugikan dengan hilangnya dana tersebut. Ia berharap Bank Mandiri sebagai bank milik pemerintah dapat memberikan kepastian hasil investigasi dan penyelesaian.

“Kami menabung untuk keamanan. Tapi kejadian ini justru membuat masyarakat khawatir untuk menabung. Saya harap masalah ini segera diselesaikan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bank Mandiri Cabang Namlea belum memberikan keterangan resmi terkait hilangnya dana milik nasabah tersebut.

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Melalui Polantas Menyapa Satlantas Polres Sumenep Sosialisasikan Pengambilan BPKB
Next Article
Polres Madiun Resmi Gelar Operasi Zebra Semeru 2025, Fokus Tingkatkan Disiplin dan Keselamatan Berlalu Lintas

Related to this topic:

Be the first to write a comment.