Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Dua Hari Tidak Terlihat, Nenek Sebatang Kara Ditemukan Meninggal di Kamarnya

KUDUS || Bratapos.com - Seorang Nenek bernama Suminah (82) tinggal sebatang kara di RT 02 RW 02 Desa Kalirejo Kecamatan Undaan Kudus ditemukan meninggal di rumahnya setelah diketahui warga ketika menghantarkan berkat hajatan, (18/03/2024).

BACA JUGA : Pemerintah Desa Pucangan Laksanakan Kegiatan Posyandu ILP Untuk Tingkatkan Kesehatan Balita Hingga Lansia

Awal kronologi pada hari Sabtu tanggal 16 Maret 2024 sekira pukul 07.00 WIB, warga Leni marleani (30) ketika datang kerumah korban untuk membawa makanan untuk korban, pada saat ia masuk ke dalam rumah, korban dalam keadaan telanjang berbaring di atas tempat tidur, dan mengira korban sedang tidur, kemudian menaruh makanan didekat tempat tidur setelah itu keluar dari rumah korban.

Kemudian pada hari Senin tanggal 18 Maret 2024 sekira Pukul 16.30 WIB warga bernama Lukman Santiko (43) ke rumah Ibu Suminah dengan maksud memberi nasi berkat hajatan.

"Namun pada saat warga memanggil korban tidak ada jawaban sama sekali, kemudian warga mengambil inisiatif masuk kedalam rumah korban, pada saat masuk ke kamar dan melihat ibu Suminah dalam keadaan telanjang berbaring di atas tempat tidur, kemudian warga mencoba membangunkan ibu Suminah, setelah diamati ternyata di bagian mulut korban sudah dalam keadaan dikrubung semut merah dan perut korban dalam keadaan dikrubung belatung," jelasnya.

Sehingga warga tersebut memanggil Shofi'i selaku ketua RT, kemudian dilaporkan kejadian tersebut ke Polsek Undaan guna mendapat pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Undaan Kidul Dr. Sugeng sebagai berikut:

  1. ibu Suminah meninggal dunia tidak di
    ketemukan tanda tanda penganiayaan.
  2. ibu Suminah meninggal dunia diperkirakan sudah lebih dari 2 hari.

Setelah pihak keluarga mendengarkan keterangan dari dokter, akhirnyaPihak keluarga sudah menerima dengan ikhlas dan tidak mengijinkan untuk diotopsi.

Kemudian jenazah diserahkan kembali kekeluarganya melalui Polsek Undaan yang disaksikan langsung oleh ketua RT dan RW. Kemudian jenazah akan dikebumikan keesokan paginya. (Nazar)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Akses Internet di Tripa Makmur Sudah Kembali Normal
Next Article
Makanan Sehat dari Bekangdam IV/Diponegoro untuk Para Pengungsi Banjir

Related to this topic:

Be the first to write a comment.