Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Dugaan Manipulasi Data Terkait Penerima Manfaat Pupuk Subsidi Di Desa Mulyoagung Ramai Jadi Sorotan Publik.

Tuban || Bratapos.com-Minggu 09/03/2025-Dugaan Manipulasi data terkait penerima manfaat pupuk bersubsidi banyak yang tidak tepat sasaran serta banyaknya penyelewengan, kembali mencuat akibat tidak adanya transparan dari pihak Gapoktan dan Kios pupuk subsidi tepatnya Di Desa Mulyoagung Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban.

Berdasarkan banyaknya aduan dari masyarakat serta  data yang berhasil di himpun oleh awak media di lapangan.terkait dugaan Manipulasi data kemudian awak media adakan wawancara kepada salah satu warga Desa Mulyoagung  sebut saja HR mengatakan",kami sebagai masyarakat sekaligus petani penerima manfaat pupuk bersubsidi sangat berterimakasih kepada pemerintah.

BACA JUGA : Pria di Tuban Aniaya Korban hingga Luka Berat, Diduga Akibat Terserempet Motor

Namun sesampainya di Kios UD Agung maupun Kelompok Tani(Poktan) Trubus banyak dugaan Manipulasi data mas,seperti yang terjadi saat ini penerima pupuk subsidi dengan lahan seluas setengah hektare mendapatkan pupuk subsidi sebanyak 1 ton dan ada yang punya lahan garapan seluas satu hektare lebih mendapatkan pupuk subsidi cuma 1 kwintal pertahun.berarti kan ada yang janggal pada waktu  pendataan.

BD menambahkan",dan kami sebagai masyarakat awam menduga ada permainan  antara pihak Kios UD Agung dan Kelompok Tani Trubus,kalau harga pupuk di kios tersebut  Rp 125.000 mas dari kejadian tersebut kami berharap setelah munculnya pemberitaan ini,dari pihak Aparat Penegak Hukum(APH) maupun Dinas Terkait untuk segera melakukan Sidak pungkas BD kepada Awak media Bratapos.com.

Terpisah kemudian awak media Bratapos.com Menghubungi  SPN selaku ketua Kelompok Tani(Poktan) Trubus melalui chat via WhatsApp namun tidak membalas.

Dan di lain waktu kemudian awak media menghubungi ENG selaku pengelola Kios Pupuk UD Agung melalui pesan singkat via WhatsApp dan membalas",saya menyalurkan pupuk data yang di RDKK mas,yang bisa mengajukan RDKK adalah Kelompok Tani(Poktan) di setorkan ke BBP  jadi pihak kios tidak bisa tidak bisa membuat data penyaluran pupuk atau manipulasi,pungkas ENG kepada awak media  Bratapos.com (Bersambung).

[Brendy]

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
KA Kertanegara Tertemper Truk di Kediri, KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Pentingnya Keselamatan di Perlintasan Sebidang
Next Article
Di Duga Untungkan Kepala Desa, Pembangunan Plengsengan Pertanian di Desa Singkalan Kecamatan Balongbendo Sidoarjo

Related to this topic:

Be the first to write a comment.