Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Geger!!! Dua Kelompok Pemuda di Pati Tawuran, Salah Satu Tewas Terbacok

Pati||Bratapos.com -  Media sosial digegerkan soal kabar tawuran yang ada di Sukolilo Pati antara dua kelompok pemuda sampai satu orang meninggal dunia.

BACA JUGA : Kebijakan Jaminan Tunai 30 Persen Dinilai Jadi Alat Mengunci Pemenang Tender di Kota Madiun

Kejadian mengenaskan tersebut terjadi di Puskesmas Sukolilo, Kabupaten Pati, dan mendapat banyak atensi masyarakat di media sosial. Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol M Alfan Armin menyebut bahwa kejadian pada hari Sabtu 8 Juni 2024 dini hari. Awal mula kejadian ketika korban bersama tujuh orang temannya sedang naik motor melewati Jalan Wegil Prawoto di Sukolilo, Sabtu 8 Juni 2024 dini hari. Korban bersama tujuh teman bertemu dengan kelompok lain yang diduga para pelaku di lokasi kejadian. Dua kelompok tersebut tiba-tiba bertengkar dan salah satu dari mereka melakukan pembacokan hingga korban meninggal dunia. Para pelaku kabur meninggalkan korban yang terluka dan akhirnya dibawa ke Puskesmas Sukolilo. Ketika dibawa ke pusat kesehatan, satu korban dinyatakan meninggal dunia dalam kasus tawuran tersebut. Kompol M Alfan sendiri mengabarkan jika polisi menyelidiki kasus tersebut. Korban yang meninggal dunia diautopsi di untuk kepentingan penyelidikan. "Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan perkara tersebut. Kemudian untuk korban saudara WG kami bawa ke rumah sakit RS Soewondo untuk dilakukan autopsi," pungkas Alfan dilansir dari Instagram @infodemakkita. Sementara viral sebuah video mempertontonkan satu orang pria yang diduga adalah Kepala Desa yang tampak memarahi beberapa pemuda di depan jenazah yang ditutupi kain. Kepala Desa yang diketahui bernama Wegil Heri Priyanto tampak memarahi para pemuda menggunakan bahasa Jawa. “Ini gimana? Kembali (nyawanya) bisa? Kalau gini gimana? Lihat ini temanmu, temenmu bukan? Kalau kaya gini gimana? Ini nggak bisa kembali!” kata pria tersebut. Tampak di depan para pemuda tersebut mayat teman yang tergeletak di depan puskesmas. Teman para pemuda tersebut yakni korban tawuran dua kelompok dan kini diselidiki oleh polisi. Itu tadi kronologi kejadian satu orang tewas akibat tawuran dua kelompok pemuda di Sukolilo Pati.
Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Polisi Ungkap Kasus Perkelahian yang Menyebabkan Meninggal Dunia di Sukolilo Pati.
Next Article
Warga Lingkungan Selajen Nambangan Kidul, Memperbaiki Akses Jalan Jembatan untuk Keselamatan dan Kenyamanan Warga

Related to this topic:

Be the first to write a comment.