Kundur | bratapos.com - Kelompok Kerja Kepala Taman Kanak-Kanak (K3TK) se-Pulau Kundur meluncurkan program unggulan KLIK TK (Klinik Learning Taman Kanak-Kanak) di TK Negeri Pembina Kundur, Selasa (20/10/2026). Program ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat pemahaman kepala sekolah terhadap pengelolaan administrasi dan tata kelola satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) secara lebih tertib, efektif, dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Grandy Regel Tuerah, S.T., M.E., serta Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Khudri, S.Pd. SD. Kehadiran jajaran dinas menjadi bagian penting dalam mendukung upaya peningkatan kualitas pengelolaan lembaga PAUD di Kabupaten Karimun, khususnya di wilayah Pulau Kundur.
BACA JUGA :
Pemkab dan Dandim Ponorogo Terima Tim Verval Mabes TNI, Cek Kesiapan 200 Lebih Gerai KDKMP
Kepala Dinas Pendidikan, Grandy Regel Tuerah, S.T., M.E., menilai program KLIK TK sebagai langkah yang sangat baik dalam membantu kepala sekolah meningkatkan kemampuan mengelola administrasi lembaga. Tata kelola administrasi yang tertib dan baik merupakan salah satu unsur penting dalam mendukung kemajuan lembaga PAUD serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi anak usia dini.

Program seperti KLIK TK diharapkan dapat menjadi ruang belajar bersama bagi para kepala sekolah untuk memperdalam pemahaman, saling berbagi pengetahuan, dan meningkatkan kemampuan dalam menjalankan tugas pengelolaan satuan pendidikan. Dengan administrasi yang semakin tertata, lembaga PAUD diharapkan dapat berkembang menjadi satuan pendidikan yang lebih profesional, akuntabel, dan siap menghadapi tuntutan perkembangan zaman.
Ketua K3TK se-Pulau Kundur sekaligus pencetus program KLIK TK, Azlina Sri Rezeki, menjelaskan bahwa program ini lahir dari kebutuhan nyata yang dihadapi kepala sekolah dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Menurutnya, tanggung jawab kepala TK tidak hanya berkaitan dengan pendidikan dan perkembangan anak, tetapi juga mencakup berbagai urusan administrasi dan tata kelola lembaga yang membutuhkan pemahaman dari berbagai bidang.
“Sebagai kepala sekolah, kita dituntut memahami banyak hal. Latar belakang pendidikan saja belum cukup untuk menjawab seluruh kebutuhan pengelolaan lembaga. Karena itu, kita perlu terus belajar, saling membantu, dan meningkatkan kemampuan bersama,” ujarnya.
Azlina menegaskan bahwa KLIK TK tidak dirancang sebagai kegiatan pelatihan sesaat, melainkan sebagai program berkelanjutan yang menyesuaikan materi pendampingan dengan kebutuhan anggota. Melalui pendekatan ini, peserta diharapkan dapat memahami dokumen yang harus disiapkan, fungsi setiap administrasi, serta cara mengelola berkas lembaga dengan lebih tertib dan sistematis.
Ke depan, K3TK juga menargetkan penguatan administrasi berbasis digital melalui pemanfaatan media penyimpanan seperti Google Drive. Langkah ini diharapkan membantu setiap lembaga menyimpan, mengelompokkan, dan menemukan kembali dokumen penting dengan lebih mudah, sekaligus memperhatikan keamanan data.
“Kami tidak berharap langsung menjadi hebat, tetapi kami ingin terus belajar agar setiap hari pengelolaan lembaga kami menjadi lebih baik,” tambahnya.
Azlina berharap program KLIK TK mendapat dukungan dan pendampingan berkelanjutan dari Dinas Pendidikan serta berbagai pihak terkait. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, satuan pendidikan, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar program ini dapat berkembang dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu layanan PAUD di Kabupaten Karimun.
Pelaksanaan kegiatan ini turut mendapat dukungan dari BRK Syariah, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanjung Batu Kota, dan SPPG Tanjung Batu Kota 2. Dukungan para mitra tersebut merupakan bentuk kepedulian dan partisipasi dalam membantu kelancaran kegiatan serta mendukung peningkatan kapasitas pengelola satuan PAUD.
Sebagai bentuk apresiasi, K3TK menyerahkan piagam ucapan terima kasih kepada para donatur dan pihak pendukung atas kontribusi yang telah diberikan.
Melalui peluncuran KLIK TK, K3TK se-Pulau Kundur berkomitmen
DIPONO
Prev Article
Pemkab dan Dandim Ponorogo Terima Tim Verval Mabes TNI, Cek Kesiapan 200 Lebih Gerai KDKMP
Next Article
Bahayakan Keselamatan Pekerja, K3 Diabaikan,Proyek Milliaran Revitalisasi Kecamatan Tambelangan Disorot.