Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Kembangkan Game Development di Jurusan DKV, SMK Muhammadiyah Magelang Terima 1,6 Milyar

MAGELANG || Bratapos.com - Peduli minat generasi milenial untuk terjun didunia digital, SMK Muhammadiyah Magelang mengembangkan desain komunikasi visual (DKV). Atas prestasi tersebut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Uswatun Hasanah memberikan apresiasi atas predikat SMK PK (Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan) bagi SMK Muhammadiyah Magelang (SKAHIMA) dengan jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV).

BACA JUGA : Disensus BPS, Bupati Ipuk Ajak Warga Banyuwangi Jujur Sampaikan Data Ekonomi

Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Tengah pada peresmian gedung DKV di aula setempat, Kamis 18 Januari 2024.

Uswatun Hasanah menilai, salah satu langkah kongkrit yang diambil adalah pengembangan ilmu Desain Komunikasi Visual (DKV) di SMK Muhammadiyah Magelang. DKV menjadi daya tarik bagi para siswa karena menggabungkan ilmu komputer dengan komunikasi. Menurut Uswatun Hasanah, jurusan ini tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga membuat siswa betah di kelas bahkan sampai malam.

Predikat SMK PK tersebut menunjukkan bahwa SKAHIMA memiliki tekad kuat untuk menjadikan sekolahan di Magelang sebagai lingkungan yang nyaman bagi siswa. Tujuannya adalah agar siswa lebih fokus pada pembelajaran dan mengasah keterampilan, serta menghindari terlibat dalam tawuran.

"Kalau jurusan seperti ini, anak-anak sudah nggak sempat mikir mau tawuran, karena mereka sudah asyik berada di kelas. Bahkan ada yang sampai malam, nggak mau pulang," tuturnya.

Uswatun Hasanah menekankan, bahwa kompetensi DKV sangat prospektif, sejalan dengan tingginya pangsa kerja dan relevansinya dengan kondisi generasi milenial yang melek teknologi. Dalam upaya mendukung program ini, Uswatun Hasanah memberikan pesan kepada penerima SMK PK agar berkomitmen menjaga aset-aset RSP dengan menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS) maupun Bosda. Pihak sekolah juga diminta untuk aktif menjalin kemitraan agar DKV bisa terus berkembang dan berkelanjutan di tengah kompetisi dunia pendidikan yang semakin dinamis.

Kepala sekolah SKAHIMA Atiningsih mengatakan, SMK  Muhammadiyah Magelang menjadi sekolah Pusat Keunggulan (SMK PK) dan mendapatkan bantuan Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebesar Rp. 1,6 Milyar. Bantuan tersebut diarahkan untuk pembangunan gedung Ruang Praktek Siswa Desain Komunikasi Visual (RPS DKV) dan diresmikan Kamis 18 Januari 2024.

Peresmian gedung RPS DKV dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Uswatun Khasanah disaksikan Ketua PDM Kota Magelang Rifki Muhammad, dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII dan para kepala sekolah serta tamu undangan lainnya.

"Bantuan dari Pemerintah beserta peralatan didalamnya senilai Rp.1,6 Milyar sudah selesai dilaksanakan untuk pembangunan gedung RPS DKV. Asetnya telah diserahkan kepada Pimpinan Yayasan Muhammadiyah Kota Magelang dan saat ini peresmian gedung untuk kegiatan operasional RPS DKV dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah," jelas Atiningsih.

SMK Muhammadiyah Kota Magelang, mendapatkan predikat sebagai SMK Pusat Keunggulan Khusus pelaksanaan Ruang Praktek Siswa Desain Komunikasi Visual (RPS-DKV) dan kemudian mendapat bantuan dari Kementrian Dikbudristek.

"SMK Muhammadiyah menjadi pusat unggulan khusus RPS DKV, lulusannya selain melanjutkan kuliah juga banyak terserap di berbagai lapangan kerja seperti percetakan, desain grafis, studio shooting, pembuatan animasi dan bidang multimedia khususnya Game Development," ujar Atiningsih.

Menurutnya, minat masyarakat terhadap jurusan DKV cukup baik dari jumlah seluruh siswa SMK Muhammadiyah sebanyak 318 siswa, 68 diantaranya memilih jurusan Desain Komunikasi Visual. Ketua PDM Kota Magelang Dr. Rifqi Muhammad mendorong upaya peningkatan mutu sekolah sebagai bagian dari ikhtiar membesarkan persyarikatan Muhammadiyah dengan menyiapkan SDM lulusan yang siap kerja.

"Komplek perguruan Muhammadiyah Kota Magelang sering jadi percontohan, mulai dari tingkat TK, SD, SMP, boarding school, SMA, bahkan perguruan tinggi. Maka, kami tetap berkomitmen, salah satu pengembangan yang diprioritaskan adalah pengembangan di sektor pendidikan yang juga memang menjadi salah satu misi Muhammadiyah mengembangkan sektor pendidikan selain sektor-sektor yang lain yang kemudian kita coba ikhtiarkan untuk membuat klinik pratama," tandas Rifqi. (Budhy)

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Polres Blitar Kota Gelar Rekonstruksi Pembunuhan 2 Wanita di Shelter Anjing, Tersangka Perankan 20 Adegan
Next Article
Dirlantas Polda Sumsel, 3 Faktor Utama Knalpot Brong Ditertibkan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.