MADINAH II Bratapos com-Jemaah Wahidiyah dengan bersama sama Umroh ke Mekkah Tanah Suci yang juga menggelar Mujahadah Nisfusaanah diikuti 600 jemaah Wahidiyah yang dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren Kedonglo Kanjeng Romo Kiyai Abdul Latif Ali Fikri RA yang memberikan pengarahan tentang ajaran Nabi Muhammad SAW, untuk kita selalu bersholawat, di Kota Madinah Saudi Arabia, Jam 8.00 pagi, Sabtu 1 Febuari 2025.
" Mudah-mudahan tugas ini dapat berjalan dengan sesuai harapan dalam membacakan shalat wahidiyah sholawat oleh Kanjeng Romo Kyai Abdul Latif Ali Fikri yang diawali pembacaan Al Fatihah dan acara kedua mukadimah sholawat wahidiyah ,"' ucap bagian Panitia Nisfusaanah Mujahadah itu
BACA JUGA :
Kopassus Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Dukung Pengembangan Budidaya Jagung di Banyuwangi
" Hadirin dan hadirat yang berbahagia mari kita bersama kita lakukan sholawat dengan rasa menjiwai dan ajaran shalawat dengan membaca Ya Sayyidi Ya Rasulullah Ya Sayyidi Ya Rasulullah Ya Sayyidi Ya Rasulullah," ucapnya.
Dihadapan para jamaah wahidiyah Kanjeng Romo kiyai Abdul Latif Ali Fikri dengan mengajak jemaah saat Umroh untuk mengamali Sholawat Wahidiyah dan menyampaikan saat acara sholawat.dimulai.
" Kami hormati baik tingkat pusat hingga daerah.khususnya yang berkesempatan ikut dalam perjalanan umroh Wahidin pada kali ini hari ini, tentunya tidak ketinggalan kalau dimulai perjuangan wahidiyah perwakilan luar negeri perwakilan Arab Saudi yang kami hormati yang kami hormati panitia pelaksanaan atau perjalanan umroh wahidiyah yang kami hormati bagian travel beserta rombongan yang kami hormati sekalian dan khususnya para bapak ibu beserta umroh wahidiyah yang dirahmati oleh Allah SWT," kata pengasuh Ponpes Kedung Ulo Kediri Jawa Timur.
Kiyai Abdul Latif Ali Fikri juga mengatakan bahwa pengamal wahidiyah di mana saja berada khususnya di tanah air yang berbahagia panitia acara wabil khusus protokol yang kami hormati,
" Alhamdulillah atas pujian pada kehadirat Allah subhanahu wa ta'ala nya sehingga kita pada pagi hari ini bisa bersama-sama melaksanakan dan mengikuti Sholat Wahidiyah terhadap perwakilan Dewi Saudi Arabia dalam keadaan sehat walafiat tanpa satu kendala apapun," katanya
Kiyai Abdul Latif Ali Fikri juga menyampaikan selawat serta salam semoga senantiasa terlimpah tercurah rasulallah shallallahu alaihi wasallam atas doa restu darinya sehingga pada pagi hari ini dan seluruh rangkaian perjalanan umroh wahidiyah 1446 Hijriyah oleh Allah SWT dipermudah hingga bisa bermanfaat yang sebesar besarnya.
" Alhamdulillah pada hari ini kita sudah yang ketiga melaksanakan Mujahadah Nisfusaanah di Luar Negeri Insya Allah ini dalam perjalanan umroh kita kita masih diberi kekuatan dan kesehatan hingga kita masih bersamaan dalam perjuangan wahidiyah
untuk itu mari kita tidak bosan-bosannya untuk saling mengingatkan dan menyemangati mari kita Tata sekali lagi niat kita apakah masih terjaga ataukah ya sedikit berbelok kalau niat kita pasti terjaga, mari kita terus berjuang bersholawat," jelasnya
" Jika mungkin ada hal-hal yang menjadikan niat kita sedikit berbelok mari kita luruskan lagi serta tanpa henti hentinya saling mengingatkan untuk menjaga adat kita, saat ini berada di kota Madinah kota yang dicintai oleh beliau Rasulullah shallallahu alaihi wasallam
Beliau juga menghimbau ini menjadikan kita sebagai ucap syukur terhadap Rasulullah shallallahu alaihi wasallam untuk itu mari kita bersama-sama secara khusus kita hadiahkan Al-Fatihah, Kepada beliau Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ," tutur Pengasuh Ponpes Kedonglo Kediri Jawa Timur.
Kegiatan Mujahadah Nisfusaanah hingga perjalanan Umroh ke Mekkah Kanjeng Romo Kiyai Abdul Latif Ali Fikri menyampaikan semoga dimudahkan segala urusannya
" Kami sangat bangga dan berterimakasih pada perwakilan Saudi Arabia ini untuk pertama kali kita melakukan kegiatan di Saudi Arabia khususnya bertepatan di kota Madinah kita pernah melaksanakan di Malaysia, diHongkong kemudian pada waktu itu sudah direncanakan akan di Taiwan tetapi belum terlaksana karena Corona,
" Alhamdulillah ini mungkin bisa dikatakan suasana luar negeri yang ketiga yakni kebetulan di Arab Saudi di kota Madinah ini merupakan salah satu dari dua kota tempat atau sebagai pondasi peradaban Islam perjuangan beliau Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sebagaimana kita ketahui khususnya para ustaz para mutawaib para alim beliau Kanjeng Nabi Muhammad SAW memulai dakwahnya di Mekah para hadirin beliau mulai dakwah di Mekah tetapi pada awalnya beliau mau hadapi tantangan," tutupnya.
Hartono (Kacab Banten)
Prev Article
Pembangunan Pendopo Desa Dituduh Pakai Barang Rongsokan? Fakta di Lapangan Membungkam Tuduhan Miring!
Next Article
Peresmian Kereta Api Madiun Jaya, Diharapkan Tingkatkan Ekonomi dan Konektivitas Kota Madiun