Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Kyai Muhaimin Asmuni, Terpilih Sebagai Ketua Umum MUI Banyuwangi Periode 2024–2029

BACA JUGA : Raperda Masuk Tahap Harmonisasi, 258 hingga 263 Desa di Ponorogo Bersiap Gelar Pilkades Serentak 2027

BANYUWANGI || Bratapos.com – Musyawarah Daerah X Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyuwangi berhasil memilih Ketua Baru. Acara yang dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Banyuwangi, pada Sabtu (18/05/2024) itu, memandatkan KH. Muhaimin Asmuni untuk menjadi Ketua MUI Banyuwangi periode 2024 - 2029. Nama Kyai Muhaimin dipilih setelah dilakukan oleh tim formatur yang terdiri dari 11 orang, diantaranya; 3 orang pengurus lama, 4 orang Ketua MUI Kecamatan, 2 orang perwakilan pesantren dan 2 orang utusan Ormas Islam. “Saya tidak menyangka akan mengemban amanat ini. Semoga kami mampu menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ungkap Kyai Muhaimin saat dirinya dihadirkan setelah terpilih sebagai Ketua Baru MUI Banyuwangi. Pengasuh Pesantren Manbaul Hikam, Desa Labanasem, Kecamatan Kabat itu bukan nama baru di Banyuwangi. Ia dikenal sebagai ulama yang memiliki keilmuan mendalam. Kyai kelahiran 1957 itu, mendapatkan pendidikannya di Saudi Arabia sejak 1977. Setelah menamatkan strata satunya di Universitas Madinah pada 1984, ia kemudian pulang mengabdikan diri di Banyuwangi. Pernah menjadi dosen di IAI Ibrahimy, Genteng dan menggelar pengajian di kediaman mendiang istrinya di Genteng pula. “Semoga kami bisa melanjutkan program-program yang baik dari kepengurusan sebelumnya dan melakukan hal-hal lain yang lebih baik lagi,” harap Kyai Muhaimin. Sementara Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat membuka Musyda X MUI tersebut, berharap kepengurusan ke depan dapat menjadi Oase di tengah umat muslim Banyuwangi. “MUI bisa menjadi rumah besar yang bisa menaungi seluruh elemen umat Islam di Banyuwangi,” harap Bupati Ipuk. Tidak hanya itu, Bupati Ipuk juga berharap, MUI bisa terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program-program kemasyarakatan yang telah dicanangkan. “Selama ini, MUI telah banyak berkontribusi dalam mendukung program-program Pemda. Kami berharap hal ini terus kita jalin,” Pinta Bupati Ipuk. Struktur MUI Banyuwangi periode 2024 - 2029 sendiri akan disusun selambat-lambatnya hingga 30 hari mendatang. “Akan disusun oleh ketua terpilih dan formatur,” terang Sekretaris Formatur, Abdul Azis. Pewarta : Ruslan AG Editor/Publisher : Shelor
Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Polisi Tangkap Terduga Pengedar Narkoba Dengan BB 18.83 Gram Sabu di Kabupaten Malang
Next Article
Puncak Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-60, Lapas Banyuwangi Gelar Panggung Hiburan

Related to this topic:

Be the first to write a comment.