Kota Madiun || Bratapos.com - Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, mengapresiasi perkembangan pelayanan kesehatan di RSUD Sogaten yang dinilainya berlangsung sangat cepat. Ke depan, rumah sakit milik Pemerintah Kota Madiun tersebut diharapkan memiliki layanan unggulan yang menjadi pembeda dibanding rumah sakit lain.
Hal itu disampaikan Bagus saat menghadiri kegiatan skrining kanker kolorektal (kanker rektum), konsultasi kesehatan mental, dan konsultasi gizi yang digelar RSUD Sogaten, Selasa (30/6/2026).
BACA JUGA :
Polres Madiun Lakukan Rotasi Pejabat, Kasat Lantas, Reskrim, Resnarkoba dan Lima Kapolsek Berganti
Menurutnya, kemajuan yang telah dicapai RSUD Sogaten harus diikuti dengan pengembangan layanan kesehatan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, khususnya warga Kota Madiun dan daerah sekitarnya.
"RSUD Kota Madiun ini perkembangannya sangat cepat. Karena itu, saya meminta RSUD memiliki layanan yang mempunyai diferensiasi atau layanan unggulan yang menjadi ciri khas rumah sakit ini," ujar Bagus.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Madiun terus mendorong pengembangan berbagai layanan kesehatan yang memiliki prospek besar sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.
Lebih jauh, Bagus mencontohkan layanan bedah kolorektal serta layanan kesehatan mental yang kini mulai dikembangkan RSUD Sogaten. Menurutnya, kedua layanan tersebut akan semakin dibutuhkan di masa mendatang.
"Ini tadi sudah kita lihat ada layanan bedah rektum dan kesehatan mental. Ini sangat penting dan menurut banyak ahli, ke depannya pasien yang membutuhkan layanan seperti ini juga akan semakin banyak," katanya.
Sementara itu, Direktur RSUD Sogaten, dr. Muhammad Nur, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya rumah sakit meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini berbagai masalah kesehatan.
Ia menyebutkan, terdapat tiga jenis skrining yang diselenggarakan, yakni skrining kanker kolorektal, skrining kesehatan mental, dan skrining gizi keluarga.
Menurutnya, skrining kanker kolorektal perlu lebih diperkenalkan kepada masyarakat karena selama ini perhatian publik lebih banyak tertuju pada skrining kanker serviks maupun kanker payudara.
"Selama ini masyarakat lebih mengenal skrining kanker serviks dan kanker payudara. Padahal kanker rektum juga penting dideteksi sejak dini karena ada tindakan yang bisa dilakukan melalui skrining," jelasnya.
Untuk skrining kesehatan mental, dr. Muhammad mengatakan bahwa gangguan kesehatan mental sering kali diawali dengan gejala yang dianggap sepele, seperti sulit tidur, mudah cemas, atau kesulitan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Melalui skrining tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengenali tanda-tanda awal gangguan kesehatan mental sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih berat.
"Kami ingin masyarakat memahami bahwa dengan mengikuti skrining kesehatan mental, gejala-gejala yang suatu saat dapat berkembang menjadi gangguan jiwa bisa diketahui lebih awal. Dengan begitu, penanganan juga bisa dilakukan lebih dini," ungkapnya.
Selain itu, RSUD Sogaten juga memberikan konsultasi gizi yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kebutuhan gizi keluarga sebagai bagian dari upaya pencegahan berbagai penyakit.
Lebih lanjut, dr. Muhammad menambahkan, jumlah peserta dalam setiap layanan skrining juga disesuaikan dengan momentum Hari Jadi ke-108 Kota Madiun. Sebanyak 108 peserta mengikuti skrining kanker kolorektal sebagai simbol usia Kota Madiun yang ke-108. Sementara skrining kesehatan mental diikuti 20 peserta, menyesuaikan tanggal peringatan hari jadi kota, dan konsultasi gizi melibatkan enam keluarga sebagai representasi bulan Juni.
"Melalui kegiatan ini kami ingin memperkenalkan layanan yang belum banyak dikenal masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini penyakit dan pemenuhan gizi keluarga," pungkasnya. [Jhon mz]
Prev Article
Fakta Persidangan Perkuat Dugaan Penghimpunan Dana Berkedok CSR dalam Kasus TPA Winongo
Next Article
Dugaan Kuat Bahan Baku Kopi Bermasalah, P2BMI Desak Pemeriksaan Menyeluruh PT Intinya Sari Inco Food/ Indo Cafe.