Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Kebijakan Privasi

Kami menggunakan cookies untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Baca, Privacy Policy, and Terms of Service.

Bantuan 200 Becak Listrik dari Presiden Prabowo Disalurkan di Kota Madiun, Fokus Kesejahteraan Tukang Becak Lansia dan Difabel

Kota Madiun || Bratapos.com - Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan becak listrik kepada warga Kota Madiun melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). 

Program tersebut secara khusus ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan para tukang becak, terutama mereka yang telah lanjut usia serta penyandang disabilitas.

BACA JUGA : Belum Sebulan Pensiun, Guntur Priambodo Ditunjuk Jadi Tenaga Ahli Menko Pangan

Wakil Ketua Umum Yayasan GSN, Nanik S. Dayeng, menegaskan bahwa becak listrik tersebut merupakan bantuan pribadi dari Presiden Prabowo dan bukan untuk diperjualbelikan maupun dipindahtangankan.

“Ini bantuan dari hati nurani Pak Presiden. Becak listrik ini adalah hadiah, bukan untuk dijual,” terang Nanik usai penyerahan bantuan, Minggu (08/02/2026).

Lebih jauh, ia menjelaskan, Presiden Prabowo tergerak melihat kondisi para tukang becak yang sebagian besar telah berusia lanjut, bahkan ada yang merupakan penyandang disabilitas, namun masih harus bekerja keras mengandalkan tenaga fisik untuk mengayuh becak.

Menurut Nanik, atas dasar kepedulian tersebut, Presiden Prabowo berinisiatif menghadirkan becak listrik yang dirancang khusus agar para tukang becak tetap dapat bekerja secara mandiri tanpa harus menguras tenaga.

“Beliau tidak ingin masyarakatnya yang sudah sepuh tetap harus mengayuh becak dengan tenaga luar biasa. Becak listrik ini diharapkan bisa meringankan beban mereka, sekaligus menjaga produktivitas,” imbuh Nanik.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, mengatakan sangst menyambut baik bantuan tersebut dan menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Madiun untuk berkolaborasi dengan Yayasan GSN dalam pemanfaatan becak listrik, khususnya sebagai sarana pendukung sektor pariwisata.

Menurutnya, becak listrik memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai transportasi wisata, terutama wisata religi dan kawasan-kawasan yang tidak dapat diakses oleh bus atau kendaraan besar.

“Dengan becak listrik ini, akses ke kawasan wisata akan lebih mudah. Ini juga membuka peluang peningkatan ekonomi bagi para tukang becak,” ujar Bagus Panuntun.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kota Madiun berkomitmen menyediakan pangkalan khusus becak listrik serta fasilitas pengisian daya, sehingga operasional becak listrik dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Diharapkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Yayasan GSN ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan tukang becak, tetapi juga memperkuat sektor pariwisata serta perekonomian lokal di Kota Madiun. Jhon Mongaz

Amir Nisi Amir Nisi Amir Nisi
Prev Article
Efektivitas Program Makan Bergizi Gratis, Dalam Meningkatkan Status Gizi dan Pembelajaran Siswa
Next Article
Ketua PTKN Apresiasi Prestasi Atlet Boxing PTKN Ponorogo, di Surabaya Boxing Open 2026

Related to this topic:

Be the first to write a comment.